Metamorfoshow HTI Usai Pilpres 2024 Diduga karena Dukungan Capres

AKURAT BANTEN - Pertemuan ormas terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Teater Tanah Airku, TMII, menuai kecaman publik.
Diketahui, dalam pertemuan itu mereka berdalih melaksanakan Isra Miraj. Namun, di dalamnya berisi propaganda HTI.
Wakil Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat GP Ansor A Rifqi Elmoe mengatakan, polisi harus mengusut tuntas kegiatan HTI itu.
Baca Juga: Kemendes PDTT Dorong Audit Laporan Keuangan BUMDes oleh Akuntan Publik
"Kita harus kawal bersama penyidikan Kepolisian soal ramai acara bertajuk Metamorfoshow Its Time to be One Ummah yang digelar di Teater Tanah Airku, TMII," katanya, dikutip Jumat (23/2/2024).
Melalui akun X miliknya @elmoerif, dia mengatakan, cara-cara HTI yang melakukan kegiatan di balik Isra Miraj merupakan modus lama.
"Izin mereka menggunakan izin untuk melakukan kegiatan Isra Miraj, namun rangkaian acaranya adalah propaganda Hizbut Tahrir Indonesia. Acara ini adalah acara Eks HTI yang kemudian berkamuflase saja, cara lama HTI pasca dibubarkan," sambungnya.
Baca Juga: Jelang Puasa Ramadhan 2024, Harga Sembako di Pasar Rangkasbitung Naik
Acara itu dihadiri oleh ribuan anak-anak muda. Untuk hadir di acara itu, mereka diwajibkan untuk membayar sejumlah uang.
"Kami meminta kepolisian agar bertindak tegas, ini bukan hanya sekadar tidak adanya simbol-simbol HTI secara fisik, namun periksa juga siapa saja dan apa saja yang disampaikan forum itu," jelasnya.
Tidak hanya HTI, pasca Pemilu 2024 ini, gerakan Wahabi Salafi juga kian meluas dan makin meresahkan masyarakat.
"Indonesia pasca pemilu harus tetap terjaga, tidak boleh lengah, kemarin Eks HTI dengan Metamorfoshow-nya," sambungnya.
Menurutnya, yang membuat HTI kembali melakukan gerakan adalah dukungannya terhadap salah satu pasangan Capres 2024.
"Kita paham Eks HTI, dan kelompok Keagamaan Esktrem, puritan, tekstualis, puritan punya irisan ke salah satu pendukung pasangan capres. Sudah menjadi rahasia umum bahwa kelompok eks HTI dekat dan mesra dengan salah satu capres," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”









