Dianggap Turun Level dari Capres ke Cagub Pilkada 2024, Anies Baswedan: Ini adalah Amanah Besar!

AKURAT BANTEN - Diketahui Anies Baswedan resmi diusung oleh PKB sebagai cagub di Pilkada 2024.
Mengenai hal tersebut kini Anies Baswedan turut menanggapi perihal anggapan yang menyatakan bahwa dirinya turun level dari capres 2024 menjadi cagub Pilkada 2024.
Anies Baswedan mengungkapan bahwa dukungan yang diberikan PKB terhadap dirinya di Pilkada 2024 merupakan amanah yang besar.
Baca Juga: Dipimpin Menko Polhukam Hadi Tjahjanto, Presiden Jokowi Bentuk Satgas Judi Online
Bahkan, Anies berharap sejumlah parpol lain turut serta untuk bergabung dan mendukung dirinya menjadi cagub di Pilkada 2024 nanti.
“Saya dengan rasa hormat, rasa terima kasih menerima amanah yang diemban kepada kami. Amanah ini adalah amanah besar tapi InsyaAllah bukan amanah yang berat dan perjalanan harus dilalui bersama, PKB DKI yang mendobrak, PKB Jakarta yang menerobos, PKB Jakarta yang memulai. Mudah-mudahan akan ada yang gabung bersama di dalam perubahan ini,” kata Anies Baswedan.
Seperti diketahui, sebelumnya Anies Baswedan maju kontestasi Pilpres 2024 berpasangan dengan Katua PKB yaitu Muhaimin Iskandar atau disapa dengan Cak Imin.
Baca Juga: Gara-Gara Kecanduan Judi Online Hingga Habiskan Rp1 Miliar, Istri di Cainjur Diceraikan Suaminya!
Pasangan dengan nomor urut 1 ini kemudian kalah dari Pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Kemudian Anies pun turut menanggapi perihal anggapan turun level dari capres ke cagub.
Menurut Anies, setiap tanggung jawab yang diberikan ada juga tanggung jawab kepercayaan. Selain itu, Anies juga mengatakan jika proses pemilihan presiden merupakan sebuah kompetisi di mana harus ada hasil.
Anies memandang bahwa ketika gelaran pilpres selesai maka semuanya kembali pada tugasnya masing-masing. Bahkan Anies mencontohkan jika Presiden terpilih Prabowo Subianto pun kembali bertugas menjadi menteri pertahanan usai Pilpres.
“Gus Imin ketua PKB menjadi cawapres. Setelah selesai proses pilpres, kembali jadi ketua PKB. Jadi proses pilpres itu ada awal dan akhir. Setelah selesai masing-masing kembali pada tugas masing-masing,” ungkap Anies.
Anies Baswedan berandai-andai mungkin jika Pilkada tak diundur, maka dirinya sudah berada di proses Pilkada 2022. Maka dari itu Anies mengatakan dirinya ada di proses Pilkada kali ini karena diundur ke tahun 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!








