Pegawai Honorer Di Pemprov Banten Akan Ikut Seleksi PPPK

AKURAT BANTEN - Pemerintah Provinsi Banten bakal menuntaskan pegawai honorer sebanyak 11737 di tahun 2024.
Totalnya sebanyak itu terdiri dari honorer teknis kesehatan dan pendidikan, administrasi, rencananya para honorer tersebut akan di usulkan menjadi Pengawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK).
"Semuanya kita usulkan," ungkap Nana Supiana, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten di pendopo Gubernur Banten.
Ribuan honorer tersebut bakal mengikuti seleksi yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
Hal itu diusulkan guna dapat menyelesaikan pegawai honorer agar menjadi PPPK hingga bulan Desember 2024.
"BKD di kabupaten/ kota dan juga provinsi itu cuma memfasilitasi aja," cetusnya
"Semuanya dilaksanakan oleh Kemenpan RB lewat BKN," sambungnya.
- Baca Juga: Baznas Kota Tangerang Siap Terima Zakat Fitrah 1445 H Sebesar Rp45 ribu Per-Jiwa
- Baca Juga: Pemkot Tangerang: 85.798 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Akan Dapat Bantuan Beras
- Baca Juga: Detik-detik Tabrakan Banteng di Kaltim, Siswa TK Tewas di Kursi Depan
Meski demikian, Nana juga membantah bahwa adanya seleksi yang dilakukan hanya sebagai formalitas.
Sebab, kata Nana, hasilnya, setelah dilakukan seleksi, dipilih berdasarkan rengking tertentu untuk kelulusan peserta PPPK.
Kata, Nana, penuntasan pegawai honorer dilakukan secara bertahap di tahun 2024, hal tersebut dilakukan agar tidak ada lagi pegawai yang berstatus sebagai honorer di Pemerintah Provinsi Banten.
Nana juga mengatakan, seleksi tahap awal akan dilakukan pada awal bulan mei 2024 mendatang.
"Hanya tahun ini bertahap secara periodik, sebab pengadaan PPPK tahun ini, bisa empat kali (dilakukan) sesuai kebutuhan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










