17 Mei Diperingati sebagai Hari Komunikasi Internasional, Simak Sejarahnya!

AKURAT BANTEN - Hari Komunikasi Internasional diperingati setiap tanggal 17 Mei. Peringatan ini merupakan momen bagi seluruh masyarakat dunia untuk memaknasi arti, fungsi, dan unsur dari suatu komunikasi.
Hari Komunikasi Internasional merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya komunikasi dalam menghadapi tantangan.
Lalu bagaimana sejarah Hari Komunikasi Internasional 17 Mei? Simak ulasan singkatnya.
Baca Juga: Ramai Soal UKT Naik, Respons Kemendikbud : Perguruan Tinggi Tersier, Tidak Wajib
Sejarah Hari Komunikasi Internasional
Melansir dari laman resmi The United Nations (PBB) penetapan tanggal 17 Mei sebagai Hari Komunikasi Internasional adalah bertepatan pada berdirinya organisasi telegraf internasional yang dikenal International Telegraph Union (ITU) di tahun 1865.
Misi dari organisasi ini adalah untuk menemukan solusi praktis dan terbaik dalam mengintegrasikan teknologi terbaru sehingga dapat diaplikasikan oleh semua negara anggota ITU.
Tanggal berdirinya ITU ini juga menjadi momen penandatanganan Konvensi Telegraf Internasional pertama pada tahun 1865. Pembentukan lembaga ini atas persetujuan Plenipotentiary Conference in Malaga-Terremolinos pada tahun 1973.
Sementara itu, Pada November 2005, World Summit on the Information Technology (WSIS) meminta kepada majelis umum PBB untuk mendeklarasikan 17 Mei sebagai Hari Informasi Masyarakat. Ini bertujuan untuk menyadarkan pentingnya teknologi, informasi, dan komunikasi (TIK).
Baca Juga: Simak! Ini Deretan PTN yang Menaikkan Uang Kuliah Tunggal 2024, Ada UI dan UGM
Pada bulan November 2005, dalam ITU Plenipotentiary Conference di Antalya, Turki tanggal 17 Mei ditetapkan sebagai Hari Komunikasi dan Informasi Internasional. Konferensi ini mengundang negara anggota untuk merayakan dan menyelenggarakan program nasional yang sesuai dengan tujuan ITU.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”









