Viral Perundungan Pelajar SMP di Bogor, Polisi Periksa Korban dan Pelaku!

AKURAT BANTEN - Kasus perundungan di Indonesia memang sedang ramai. Baru-baru ini sosial media ramai dengan kasus perundungan sekelompok pelajar SMPN 14 Kota Bogor terhadap teman sebayanya.
Peristiwa perundungan diperkirakan terjadi pada Kamis (16/5/2024) sekitar pukul 16.00 WIB di Bulak Jagal, Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kejadian tersebut pun dibenarkan Kepala Sekolah SMPN 14 Kota Bogor, Gunarti Sukriyatun. Namun Gunarti menyatakan aksi tersebut bukanlah tindakan penganiayaan atau bullying, melainkan hanya sebuah candaan.
Menanggapi kejadian tersebut, Kepolisisn Resor (Polres) Metro Depok memanggil tujuh orang yang terlibat dalam perundungan tersebut. Dari hasil pemeriksaan, korban menyampaikan ia beberapa kali menerima pukulan dengan tangan kosong dan dijambak.
Baca Juga: Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Mencuat, Ayah Eki Angkat Suara!
Polisi mengungkap awal mula kasus perundungan tersebut adalah dua siswi terduga pelaku bulliying mengajak korban untuk ngopi.
Kapolres Metro Depok Kombes Arya Perdana mengatakan korban dan pelaku saling kenal. Menurutnya, permasalahan aksi perundungan terduga pelaku ke korban itu dipicu saling fitnah.
"Sepertinya mereka saling kenal, karena ada kecurigaan yang satu memfitnah satunya. Lalu ada pembicaraan nggak benar, sehingga mereka merasa kesal. Ini kan sebenernya permasalahan-permasalahan anak sekolah, tapi kan mereka selesaikan dengan kekerasan itu, makanya jadi tindak pidana," kata Arya kepada wartawan di Mapolres Metro Depok, Jumat (17/5/2024).
Arya mengatakan pihaknya masih mendalami terkait apakah pelaku merencanakan atau tidak aksi perundungan tersebut.
"Masih kita dalami ya, masih dalam proses pemeriksaan. Soal perencanaan atau apapun itu masih pemeriksaan," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









