Banten

Tahun 2050 Ada 2000 Pulau Tenggelam, Indonesia Masuk Dalam Wilayah Kuning

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 18 Mei 2024, 11:53 WIB
Tahun 2050 Ada 2000 Pulau Tenggelam, Indonesia Masuk Dalam Wilayah Kuning

AKURAT BANTEN - PBB melalui Badan Meteorologi Dunia (WMO) yang bertajuk State of the Climate in Asia 2023 dan Berdasarkan laporan bencana yang terjadi pada 2023.

Selanjutnya memberikan peringatan khusus untuk Asia dan Indonesia karena masuk dalam area berbahaya dampak pemanasan global dan perubahan iklim.

Mereka menyoroti bahwa laju percepatan indikator perubahan cuaca dan iklim utama seperti:
• Suhu permukaan
• Pencairan gletser
• Kenaikan permukaan air laut.

Baca Juga: Viral Perundungan Pelajar SMP di Bogor, Polisi Periksa Korban dan Pelaku!

Benua Asia mengalami pemanasan lebih cepat dari rata-rata global, meningkat hingga dua kali lipat sejak periode 1961-1990.

"Kesimpulan dari laporan ini sangat menyadarkan kita," kata Sekretaris Jenderal WMO Celeste Saulo dalam keterangan yang dikutip Akurat Banten Sabtu (18/5/2024).

WMO mencatat banyak negara di Asia mengalami kondisi ekstrim tahun terpanas yang pernah tercatat pada tahun 2023 yaitu kekeringan dan gelombang panas, banjir dan badai.

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Mencuat, Ayah Eki Angkat Suara!

Adapun dampak dari frekuensi iklim yang berubah-ubah dan tingkat keparahan peristiwa tersebut, hingga berdampak besar pada:
• Perkembangan ekonomi
• Kehidupan manusia
• Lingkungan hidup bagi makhluk lainnya.

Bahaya hidrometeorologi dilaporkan di Asia pada tahun 2023, total 79 bencana yang dilaporkan oleh Emergency Events Database.

Dari jumlah tersebut, lebih dari 80% terkait dengan peristiwa banjir dan badai, dengan lebih dari 2.000 korban jiwa dan sembilan juta orang terkena dampak langsung.

Baca Juga: Tersangka Peristiwa Ledakan Balon Udara yang Tewaskan 1 Remaja di Ponorogo Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Dalam laporannya State of the Climate in Asia 2023 juga memberikan data indikasi kenaikan air laut yang meliputi wilayah Indonesia terkait kenaikan permukaan laut sejak Januari 1993 hingga Mei 2023. .

Indonesia sendiri berada di wilayah berwarna kuning yang mengindikasikan peringatan, tercatat, banyak area mengindikasikan Global Mean Sea Level (GMSL) di atas rata-rata global yakni 3,4 atau ± 0,33 mm per tahun. .

Dengan data tersebut pada tahun 2050 dengan kenaikan air laut akan menenggelamkan 2.000 pulau kecil, berarti terdapat 42 juta penduduk berisiko kehilangan tempat tinggalnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.