Oknum Satpol PP Kecamatan Cadasari Ngamuk, Gara-gara Anaknya Tidak Lolos Jadi PPS

AKURAT BANTEN - Sejumlah Mahasiswa dan Alumni yang tergabung dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) melakukan aksi demonstrasi di halaman Polres Pandeglang. Aksi solidaritas itu dilakukan karena adanya aksi kekerasan yang dilakukan oleh oknum Polisi Pamong Praja di Kecamatan Cadasari. Jumat (31/5/24)
Sebelumnya, viral vidio berdurasi 1:12 detik yang berisi perlakuan intimidasi yang dilakukan oleh oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Cadasari berinisial AB kepada Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Cadasari Pandeglang.
Dalam video yang tersebar di grup WhatsApp itu, oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja mengamuk bahkan sempat memukul salah satu anggota PPK.
Baca Juga: Anak Kandung di Pandeglang Tega Pukul Kepala Ayahnya Hingga Tewas
Hal itu dibenarkan, Gusti Wisnu Ramadhan, Anggota PPK Cadasari yang menjadi korban intimidasi pada hari Sabtu (25/5/2024) malam, sekitar pukul 19.30 WIB di halaman kantor Kecamatan Cadasari.
Wisnu mengaku, awalnya oknum Satpol PP tersebut mengajak ia bertemu untuk meminta penjelasan terkait anaknya yang tidak lolos seleksi PPS.
"Betul, dalam video itu saya yang menjadi korban intimidasi oknum Satpol PP Kecamatan Cadasari," kata Wisnu, jumat (31/5/24).
Wisnu bercerita, saat itu, dirinya sudah menjelaskan dan menjawab beberepa pertanyaan dari oknum tersebut.
Baca Juga: Jalan Raya Cipanas - Warung Banten Amblas Akibat di Guyur Hujan, Hambat Jalur Transportasi
Namun, dirinya tetap saja disalahkan bahkan sempat mengeluarkan kalimat tidak pantas terhadap dirinya.
"Sudah kami jelaskan tahapannya. Tapi tetap saja dia (oknum) itu tidak bisa terima dan terus mengintimidasi saya," cetusnya.
Selain mengeluarkan kata kasar, kata Wisnu, oknum itu juga sempat mendorong Wisnu dan melemparkan putung rokok didepannya.
Baca Juga: Miris! Gaji Karyawan Dipotong Untuk TAPERA
"Saya didorong terus oknum itu juga bahkan berkali-kali melemparkan puntung roko yang masih nyala di depan saya," cetusnya.
Oleh karena itu, ia melaporkan oknum tersebut kepada pihak kepolisian agar kasus tersebut cepat dituntaskan.
Sementara itu, Kapolres Pandeglang AKBP Oki Bagus Setiaji mengaku pihaknya akan segera menangani kasus tersebut.
"Kami (Polres Pandeglang) meminta maaf atas keterlambatan penanganan kasus ini, mari kita kawal kasus ini supaya cepat tuntas," tukasnya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 3Sengketa Honor LKM Ciomas: Penagihan Kredit Tembus Rp856 Juta, Upah Tim Likuidasi Malah Menggantung
- 4Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana untuk Beli Saham, KPK Bongkar Kasusnya
- 5UMKM Wajib Tahu! Cara Daftar Sertifikat Halal Online, Ada 1,35 Juta Kuota Gratis pada 2026
- 6Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!
- 7Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 8Yarmolyuk Menanduk Jacquet di Kotak Penalti, Kok Liverpool Malah Tak Dapat Penalti? Ini Aturannya!
- 9Yarmolyuk Menanduk Jacquet di Kotak Penalti, Kok Liverpool Malah Tak Dapat Penalti? Ini Aturannya!
- 10Chelsea Ketar-ketir Tanpa Reece James, 3 Gelandang Ini Masuk Radar Xabi Alonso untuk Januari 2027









