Belum Teregistrasi KPU Kota Tangerang, Data KedaiKOPI Tak Bisa Dipertanggungjawabkan!

AKURAT BANTEN - KPU Kota Tangerang menegaskan lembaga survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) belum teregistrasi, dan tidak bisa dipertanggungjawabkan data yang dihasilkannya.
“Informasi yang saya terima, pendaftar pemantau pemilu, hitung cepat atau lembaga survei itu belum ada yang ada meregistrasi ke KPU,” ujar Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Tangerang, Yudistira Prasastra saat dikonfirmasi, Senin (14/10/2024).
Yudistira menyebutkan, seharusnya dari lembaga survei KedaiKOPI menyurati atau melakukan pemberitahuan terlebih dahulu ke KPU Kota Tangerang, ketika akan melakukan survei. Sebab, hal tersebut telah tertuang di keputusan KPU Nomor 328 tahun 2024.
Baca Juga: Diduga Ada Tekanan dari Kantor, Pemuda di Teluknaga Tangerang Nekat Gantung Diri di Rumah Temannya
“Memang harusnya ada informasi ke kita sebelum melaksanakan survei. Minimal KedaiKOPI meregistrasi dulu lah. Jadi kita sampaikan bahwa survei tersebut di luar daripada informasi yang kami terima, jadi tidak dapat dipertanggungjawabkan dari KPU,” ungkapnya.
Sehingga, kata Yudistira, lembaga survei KedaiKOPI yang belum teregistrasi itu, membuat KPU tidak dapat mengetahui bagaimana metode pencuplikan datanya atau samplingnya. Selain itu, seberapa banyak jumlah respondennya, tempat dan kapan pelaksanaan survei dan sumber dana dari mana.
“Kalau memang KedaiKOPI legalitasnya jelas, ya konfirmasi ke kita. Nanti dari Tim KPU juga mendampingi dalam proses mereka pengambilan samplingnya,” terangnya.
Baca Juga: Ada Kejanggalan Kasus Penganiayaan Warga Ciputat Tangsel. Diduga Dimainkan Oknum Polres Jaksel
Padahal, pihak KPU sebelumnya telah menyampaikan terkait hal tersebut di sosial media pada tanggal 16 Februari 2024. "Kita sudah sampaikan bahwa pemantau pemilu, tim survei maupun misalnya mau melaksanakan tim hitung cepat, ya harus registrasi dulu ke KPU Kota Tangerang,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Tim Pemenangan pasangan calon Wali Kota Tangerang Faldo Maldini-Fadhlin Akbar, mempertanyakan kredibilitas lembaga survei yang telah mempublikasikan elektabilitas dari pasangan nomor urut 3 Sachrudin-Maryono.
Diketahui, pada Senin (14/10/2024), lembaga survei KedaiKOPI yang mengklaim jika elektabilitas Sachrudin-Maryono unggul 63,8 persen jelang Pilkada serentak 2024.
Tim pemenangan Faldo-Fadhlin, Andreas Pamungkas mengaku, menghormati KedaiKOPI sebagai sebuah lembaga riset opini. Namun, kata Andreas, terdapat beberapa anomali data dan perbedaan signifikan dengan hasil survei internal yang telah dilakukan pihaknya bersama sejumlah Lembaga survei nasional.
Menurutnya, hasil survei sangat ditentukan oleh kualitas kuesioner, antara konstruksi pertanyaan, cara bertanya ke responden dan kapasitas petugas surveyor dan spot checker. Lalu juga kondisi apakah responden berada dalam kondisi netral dan bebas dari intervensi.
Selain itu, Mengingat KedaiKOPI bukanlah anggota Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (PERSEPI). Bahkan KedaiKOPI belum mendaftarkan diri ke KPUD Kota Tangerang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 3Sengketa Honor LKM Ciomas: Penagihan Kredit Tembus Rp856 Juta, Upah Tim Likuidasi Malah Menggantung
- 4Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana untuk Beli Saham, KPK Bongkar Kasusnya
- 5UMKM Wajib Tahu! Cara Daftar Sertifikat Halal Online, Ada 1,35 Juta Kuota Gratis pada 2026
- 6Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!
- 7Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 8Haaland Langgar Aturan Aneh Maresca di Liga Champions, Tapi Justru Jadi Pahlawan Man City di Tengah Kekalahan
- 9Yarmolyuk Menanduk Jacquet di Kotak Penalti, Kok Liverpool Malah Tak Dapat Penalti? Ini Aturannya!
- 10Chelsea Ketar-ketir Tanpa Reece James, 3 Gelandang Ini Masuk Radar Xabi Alonso untuk Januari 2027








