Viral! Pekerja Koperasi di Pasar Kemis Tangerang Dirantai Bosnya Gegara Nasabah Nunggak Rp13 juta

AKURAT BANTEN - Beredar sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan seorang pria telanjang dada yang pasrah saat dirantai di kolong meja.
Dari hasil informasi yang dihimpun, pria tersebut diduga dirantai oleh atasannya di koperasi tempat ia bekerja, lantaran ada nasabahnya yang gagal membayar pinjaman sebesar Rp13 juta.
Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Pasar Kemis, AKP Syamsul Bahri. Bahwa video viral yang terjadi pada 26 September 2024 itu ditangani oleh pihaknya, dan untuk saat ini dalam tahap penyelesaian secara kekeluargaan.
Baca Juga: Dua Laporan Money Politik Sachrudin Masuk Gakkumdu, Andreas: Buat apa Menang tapi Melanggar Aturan
“Iya betul. Sudah damai, rencananya mau cabut laporan. Inisial korban dan pelapornya, harus lihat dulu, saya di jalan. Tapi sudah diserahkan kuasa hukum,” ujar Syamsul dikonfirmasi, Jumat (18/10/2024).
Syamsul menyebutkan, kejadian tersebut bermula ketika korban yang bekerja di sebuah perusahaan koperasi tidak mampu menagih sejumlah uang dari nasabahnya.
Atas dasar itu, atasannya yang merasa kesal akhirnya mengurung dengan merantai tangan korban selama 2 hari di kantor tempat dia bekerja di kawasan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
Baca Juga: Beredar Video Adik Sachrudin Serukan Dukung Andra Soni-Dimyati, Pengamat : Ini Sikap Paradoks!
“Benar permasalahan sejumlah uang yang tidak mampu dibayar. Korban dua hari dirantainya,” ungkap Samsul.
Selanjutnya, orang tua korban yang tidak tega mengetahui anaknya dirantai, langsung menemui pelaku di kantornya. “Orang tua korban menebus dengan membayar Rp13 juta,” terangnya.
Setelah membayar uang tebusan, orang tua korban langsung membuat laporan ke Polsek Pasar Kemis, dengan maksud agar kasus tersebut dilakukan tindakan lebih lanjut.
Baca Juga: Sidang Anggota KPU Kota Tangerang Diduga Lakukan Tidakan Asusila, Kini Tinggal Menunggu Putusan DKPP
Dalam perjalanan kasus tersebut, pihak pelapor dan terlapor akhirnya melakukan mediasi. “Sudah damai, sudah damai. Tinggal cabut laporannya saja,” jelas Samsul.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Tiga Kartu Merah dan Dua Gol, Meksiko Buka Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan
- 10Prediksi Australia vs Turki: Adu Generasi Baru di Laga Pembuka Grup D







