Bakesbangpol Kabupaten Tangerang Gelar Bimtek Penerapan Nilai Pancasila

AKURAT BANTEN,TANGERANG - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Tangerang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Peningkatan Kapasitas Strategis Kesatuan Bangsa dan Politik tahun 2024 di Aula Kantor Badan Kesbangpol Kabupaten Tangerang, Selasa (17/12/2024).
Dalam kegiatan tersebut hadir para Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai kecamatan dan kelurahan di wilayah Kabupaten Tangerang. Bakesbangpol menghadirkan beberapa narasumber pemateri selama tiga hari, dari 16-18 Desember 2024.
Para narasumber memberikan pembekalan mendalam terkait pentingnya penerapan nilai-nilai Pancasila serta demi meningkatkan kapasitas kesatuan bangsa dan politik.
Baca Juga: Jelang Nataru 2025, Harga Cabai hingga Bawang Meroket di Tangsel
Dedy Sutardi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila sekaligus Ketua BNK Kabupaten Tangerang, mengatakan, peran penting para ASN sebagai garda terdepan menanamkan nilai-nilai Pancasila, tidak hanya dalam lingkup kerja, tetapi juga di tengah masyarakat.
“ASN bukan sekadar pelayan masyarakat, tetapi juga agen perubahan. Mereka harus mampu menunjukkan bagaimana Pancasila diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga, masyarakat, maupun lingkungan kerja,” jelasnya.
Diungkapkan Dedy, bahwa Pancasila bukan hanya sekadar konsep atau teori yang dipelajari, tetapi juga harus diinterpretasikan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Pancasila tidak boleh berhenti hanya sebagai ideologi yang dihafal. Nilai-nilai seperti gotong-royong, toleransi, keadilan, dan persatuan harus terlihat dalam tindakan nyata, baik di lingkungan kerja, di masyarakat, maupun dalam kehidupan keluarga," paparnya.
Lanjut Dedy, diharapkan pembekalan ini menjadi langkah awal bagi seluruh jajaran ASN untuk tidak hanya memahami, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di lingkungan masing-masing.
"Pancasila harus menjadi landasan utama dalam kinerja dan sikap ASN. Dengan pemahaman yang benar, ASN dapat membantu masyarakat untuk memahami bahwa Pancasila bukanlah teori yang rumit, tetapi pedoman sederhana yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari," tutupnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Krisis Selat Hormuz Bisa Ubah Ekonomi Global Selamanya, Dunia Mulai Tinggalkan Minyak Teluk
- 10Perang Berbalik Arah? Ukraina Mulai Rebut Wilayah Rusia Berkat Serangan Drone Mematikan








