Kemenko Dukung Reog Ponorogo Terdaftar di UNESCO, Warisan Budaya Dunia Menuju Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

AKURAT BANTEN - Penetapan Reog Ponorogo sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) oleh UNESCO menjadi momentum penting bagi Indonesia, khususnya bagi Kabupaten Ponorogo.
Tidak hanya sebagai pengakuan atas nilai budaya yang tinggi, penetapan ini juga membuka peluang besar untuk mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di daerah tersebut.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah bersama Paguyuban Warga Ponorogo mengadakan acara "Gelar Reog Ponorogo" yang melibatkan 40 grup seni Reog dari berbagai wilayah di Jabodetabek.
Baca Juga: Kericuhan Pecah di Laga Deltras vs Persibo, Wasit Jadi Sasaran Amarah!
Acara tersebut sekaligus menjadi wujud rasa syukur dan komitmen untuk terus melestarikan seni tradisional ini.
Sebagai bentuk apresiasi dan komitmen untuk melestarikan Reog Ponorogo, pemerintah tengah membangun Monumen Reog setinggi 126 meter.
Monumen ini dirancang sebagai pusat edukasi dan pelestarian budaya, yang dilengkapi dengan museum peradaban, amfiteater, dan ekosistem seni budaya.
Baca Juga: Viral! Dua Pria Lakukan Aksi Kejahatan Coba Bobol Warung, Aksi Gagal Terekam CCTV
Dengan adanya monumen ini, diharapkan akan tercipta ekosistem ekonomi baru di Ponorogo dan sekitarnya.
Proyek ini diyakini mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara, sehingga dapat meningkatkan pendapatan daerah dan membuka lapangan kerja baru.
Pemerintah pusat dan daerah berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi Reog Ponorogo sebagai aset budaya dan ekonomi.
Baca Juga: Sinergi BPK dan Pemkot Cilegon Wujudkan Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Daerah
Pemerintah menargetkan agar sektor pariwisata berbasis Reog Ponorogo dapat berkontribusi sebesar 50% terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Ponorogo.
“Nanti kami dengan Pak Bupati dan teman-teman Kemenpar akan mengumpulkan enam kepala daerah untuk mengintegrasikan destinasi wisata tadi. Kira-kira tujuan utamanya kita ingin ini menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Ponorogo dan sekitarnya. Dan kami yakin kalau ini kita kembangkan betul, bisa berkontribusi 50% lebih dari PDRB Ponorogo. Kita akan berharap ke sana,” pungkas Sesmenko Susiwijono.
Dengan potensi yang besar, Reog Ponorogo diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 7Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”









