Diduga Korban Mutilasi, Jasad Wanita Tanpa Kepala dan Kaki, Ditemukan dalam Koper Merah Ditempat Sampah

AKURAT BANTEN - Penemuan jasad wanita dalam sebuah koper, hebohkan masyarakat Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi pada, Kamis (23/01/2025) pagi.
Adapun koper berwarna merah tersebut, awalnya terbungkus plastik yang menyerupai paket ekspedisi yang dibuang di tempat pembuangan sampah di tepi jalan raya.
Dikutip Akurat Banten dari YouTube tvOne, Ali Usman, salah satu saksi mata, menuturkan, "Awalnya niat buang sampah, setiap pagi di sini saya buang sampah, terus tadi cuci tangan di sungai, tapi kok (di sungai) ada koper, kopernya sudah dibungkus, masih seperti dalam bentuk paketan," tutur Ali.
Baca Juga: Tok! Asri Welas Resmi Cerai dengan Galiech, Tanggung Jawab Nafkah Rp.5 Juta Perbulan
Lebih lanjut, Ali memberanikan diri, mencoba mengangkat koper tersebut, karena terasa berat, kemudian dia meminta bantuan adiknya.
Usai diangkat, kemudian keduanya, mencoba membuka sedikit, namun dari celah koper keluar bau tak sedap, seperti bau bangkai yang sudah busuk dan tampak bercak darah, mendapati hal tersebut, mereka langsung melaporkannya kepada pihak kepolisian setempat.
Menurut keterangan yang disampaikan Kapolres Ngawi AKBP Dwi Sumrahadi, bahwa "Kondisi tubuh yang ditemukan badan, untuk kaki sebelah kiri dari pangkal paha sudah tidak ada, kemudian untuk kaki sebelah kanan dari lutut dan untuk kepala juga sudah tidak ada," ungkap Dwi Sumrahadi.
Baca Juga: Wapres Gibran Sambangi Vihara Boen Tek Bio Kota Tangerang, Ikut Menghias Pernak-Pernik Imlek
Terkait kondisi jasad, Dwi Sumrahadi mengatakan, diduga wanita tersebut merupakan korban mutilasi.
Sementara barang bukti yang sudah diamankan oleh pihaknya dilokasi kejadian, seperti selimut, sandal, dan koper merah yang digunakan untuk membuang tubuh tersebut.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan, termasuk pencarian bagian tubuh lainnya yang hilang.
Baca Juga: Komisi I DPRD Lebak Turun Ke Desa Kerta, Pastikan Pelayanan Publik, Setelah Polemik Kades dan Warga
Adapun jenazah korban, dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soeroto Ngawi untuk dilakukan autopsi, untuk mengungkap penyebab kematian dan untuk mengetahui identitas korban.*******
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










