Indonesia Cetak Rekor Investasi Tertinggi Se Asia Tenggara, Capai Angka Fantastis RP1,714 Triliun

AKURAT BANTEN - Indonesia berhasil mencatatkan sejarah baru dengan raihan Foreign Direct Investment (FDI) atau Penanaman Modal Asing (PMA) tertinggi sepanjang masa.
Pada tahun 2024, realisasi investasi mencapai angka fantastis Rp 1.714,2 triliun, melampaui target yang ditetapkan sebelumnya.
Menteri Ivestasi Hilirisasi menjelaskan bahwa total investasi mengalami pengingkatan yang signifikan yaitu 20,8 persen.
Baca Juga: Tragedi Beruntun Terjadi! Sepekan Terakhir Setidaknya 3 Pesawat Jatuh di Amerika Serikat
Beliau juga meyakini bahwa jika hilirisasi berjalan sampai industrialisasinya, lapangan pekerjaan akan semakin meningkat.
Sektor hilirisasi menjadi salah satu sektor yang paling menarik minat investor asing, dengan kontribusi sebesar Rp 407,8 triliun.
Investasi terbesar pada sektor ini tercatat pada industri smelter nikel dan baterai kendaraan listrik.
Baca Juga: Tilang Manual Resmi Dihapus! POLRI Terapkan Sistem ETLE yang Lebih Efektif dan Transparan
Setelah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan kunjungan luar negeri pada November 2024 juga membawa komitmen investasi baru sebesar Rp 294,1 triliun, di luar capaian investasi tahun 2024.
Kunjungannya ke China, AS, Peru, Brasil, dan Inggris menghasilkan kesepakatan di sektor manufaktur, hilirisasi, ketahanan pangan, energi bersih, dan rantai pasok mineral, dengan investasi terbesar berasal dari China (Rp 157,57 triliun) dan Inggris (Rp 135,15 triliun).
Indonesia berhasil mengungguli negara-negara asia tenggara lainnya dalam hal menarik FDI.
Baca Juga: Demi Lindungi Petani Lokal, Pemerintah akan Batasi Impor Singkong dan Tapioka
Pada tahun 2024, Indonesia berhasil meraih FDI sebesar Rp 1.714,2 triliun, jauh di atas negara-negara tetangga seperti Singapura, Vietnam, dan Thailand.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8Viral! Antrean Makan Bergizi Gratis di SMK Kebumen Berujung Aksi Duel Mencekam, Korban Diseret ke Lahan Kosong, Ini Kronologinya
- 9Rodri Tiba di Barcelona, Sang Ballon d'Or Langsung Ungkap Mimpi Besarnya Bersama Blaugrana
- 10Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas






