Permintaan Beras dari Malaysia Jadi Angin Segar, Indonesia Siap Ekspor Hingga 24 Ribu Ton per Tahun

AKURAT BANTEN - Indonesia mendapat peluang baru dalam sektor ekspor beras. Malaysia secara resmi mengajukan permintaan pengadaan beras dengan volume hingga 24.000 ton per tahun melalui skema kerja sama business to business (B2B). Ini menjadi sinyal positif bagi sektor pertanian nasional yang saat ini sedang mengalami peningkatan produksi.
Baca Juga: Aturan Impor Baru Dinilai Rugikan Industri Lokal, KSPN Ingatkan Ancaman PHK Massal
Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa permintaan tersebut sudah masuk dan telah ada kesepakatan awal antar pelaku usaha.
Skema pengiriman akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesiapan para pengusaha yang terlibat dalam proses ekspor.
Baca Juga: Gunung Marapi Kembali Meletus, Warga Diminta Waspada dan Jauhi Kawah
“Sudah ada laporan, permintaan masuk melalui skema B2B dengan volume antara 2.000 hingga 24.000 ton per tahun,” ujar Amran di kediamannya, Jumat (30/5/2025).
Meski belum dipastikan kapan pengiriman pertama akan dimulai, Amran menegaskan bahwa pemerintah siap memfasilitasi dan mendukung pengusaha nasional untuk mengambil peluang ini.
Terlebih, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa produksi beras nasional sedang dalam tren peningkatan signifikan.
Baca Juga: Gaza Diterpa Krisis Kelaparan Terburuk, PBB: Semua Warga Berisiko Tak Dapat Makan
BPS mencatat, produksi beras Indonesia pada periode Januari hingga Juni 2025 diperkirakan mencapai 18,76 juta ton. Angka ini mengalami kenaikan sekitar 11,17 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Capaian ini disebut sebagai hasil dari penguatan berbagai program ketahanan pangan serta dukungan terhadap petani lokal.
Baca Juga: BREAKING: Ribuan Buruh Kepung Istana! Tuntut Pemerintah Hentikan Badai PHK Nasional.
Dengan meningkatnya produksi, pemerintah menilai saat ini adalah momen yang tepat untuk mendorong ekspor beras, terutama ke negara-negara yang membutuhkan pasokan tambahan seperti Malaysia.
Selain menambah devisa negara, langkah ini juga diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok pangan kawasan Asia Tenggara.
Baca Juga: Kabar Gembira Buat Warga Jakarta, PBB-P2 Tahun Ini Dibebaskan 100 Persen
Peluang ekspor ini juga dianggap mampu memberikan efek domino bagi sektor pertanian, mulai dari penyerapan hasil panen petani hingga peningkatan aktivitas logistik dan transportasi. Pemerintah berharap kerja sama serupa dapat diperluas ke negara lain dalam waktu mendatang.
Baca Juga: Momen Bersejarah di Magelang: Prabowo dan Macron Naik Maung Tinjau Pasukan Akmil
Untuk memastikan kualitas ekspor tetap terjaga, Kementerian Pertanian bersama pelaku usaha akan memastikan standar mutu, proses pengemasan, hingga pengiriman dilakukan sesuai prosedur.
Harapannya, ekspor beras Indonesia bisa terus berlanjut, tak hanya ke Malaysia, tapi juga ke pasar internasional lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










