Banten

Indonesia Gandeng Thailand Latihan Militer Bersama, Perkuat Keamanan Kawasan Pertanahan dan Industri

Andi Syafrani | 19 Mei 2025, 15:41 WIB
Indonesia Gandeng Thailand Latihan Militer Bersama, Perkuat Keamanan Kawasan Pertanahan dan Industri

AKURAT BANTEN - Presiden Prabowo Subianto melanjutkan misi diplomasi luar negerinya dengan mempererat hubungan strategis bersama Thailand, khususnya di bidang pertahanan dan keamanan kawasan.

Dalam kunjungan resmi ke Government House di Bangkok pada Senin, 19 Mei 2025, Prabowo disambut Perdana Menteri Paetongtarn Shinawatra dan menggelar pertemuan bilateral yang membuahkan sejumlah kesepakatan penting.

Baca Juga: Nama Budi Arie Muncul di Kasus Mafia Judi Online, Istana Pilih Tunggu Proses Hukum Jalan

Dalam pertemuan itu, kedua pemimpin menyatakan komitmen bersama untuk meningkatkan kerja sama pertahanan, termasuk memperluas ruang kolaborasi militer seperti latihan gabungan, pertukaran intelijen, hingga kerja sama di bidang keamanan maritim dan siber. Keduanya juga sepakat bahwa stabilitas kawasan menjadi prioritas utama di tengah dinamika geopolitik yang terus bergerak.

Baca Juga: Simak! Berikut Link Pengumuman Hasil UTBK SNBT 2025, Bisa Diakses Lewat Web PTN PTS

“Kami ingin membangun komunikasi yang lebih erat antar pemimpin dan antar institusi. Kita dorong juga kerja sama di sektor keamanan laut, kontra terorisme, keamanan siber, serta pengembangan industri pertahanan,” ujar Prabowo usai pertemuan.

Baca Juga: Menteri LH Tutup Gudang Limbah B3 Ilegal di Tangerang, Terindikasi Sebabkan Pencemaran Sungai

Prabowo menilai, kerja sama ini bukan hanya soal penguatan kekuatan militer, tapi juga soal membangun saling kepercayaan antara dua negara yang selama ini telah menjadi mitra penting di ASEAN.

Kolaborasi ini dinilai krusial untuk menghadapi tantangan-tantangan yang bersifat lintas batas, seperti kejahatan siber, perdagangan ilegal, dan ketegangan di wilayah perairan.

Baca Juga: Bogor Bakal Keluar Dari Jawa Barat dan Buat Provinsi Baru? Wacana Pemekaran Wilayah Makin Serius

Selain isu keamanan, pertemuan juga membahas peluang pengembangan kerja sama di sektor ekonomi kreatif, teknologi, pendidikan, serta pertukaran pemuda dan budaya.

Prabowo menekankan bahwa hubungan antarnegara harus dibangun secara menyeluruh agar hasilnya lebih berkelanjutan, tak sekadar bersifat simbolik atau jangka pendek.

Baca Juga: Prabowo Blak-blakan: Aparat Diteror Gara-gara Bongkar Korupsi, Rumah Diikuti hingga Difoto

Paetongtarn sendiri menyambut baik inisiatif Indonesia dan mengungkapkan harapannya agar kemitraan strategis ini dapat memperkuat solidaritas ASEAN dalam menjaga stabilitas regional. Ia menyatakan kesiapan Thailand untuk menjadi mitra aktif dalam berbagai program kolaborasi strategis yang dirancang ke depan.

Baca Juga: Menteri LH Tutup Gudang Limbah B3 Ilegal di Tangerang, Terindikasi Sebabkan Pencemaran Sungai

Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah aktif Presiden Prabowo dalam memperkuat jejaring diplomasi pertahanan di kawasan Asia Tenggara.

Sebelumnya, ia juga telah merencanakan agenda serupa dengan beberapa negara tetangga lainnya untuk membangun sistem keamanan kolektif yang solid di tengah dinamika politik global yang kian kompleks.

Baca Juga: Tawuran Brutal di Ibu Kota: 24 Pelaku Diciduk, 7 Ditahan karena Bawa Senjata Tajam

Lewat pendekatan yang terbuka dan saling menguntungkan, Indonesia berharap bisa membentuk barisan regional yang tidak hanya kuat secara militer, tapi juga mampu menjadi kekuatan stabilisasi di Asia Tenggara dan sekitarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC