Monas 'Lockdown' Saat Pelantikan Kepala Daerah: Ada Apa?

AKURAT BANTEN - Monumen Nasional (Monas), ikon kebanggaan ibu kota, hari ini tiba-tiba ditutup untuk umum. Ada apa?
Ternyata, penutupan ini terkait dengan pelantikan kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024 yang akan berlangsung di Istana Negara.
Baca Juga: Bermodus IRT, Spesialis Pencuri Barang Elektronik di Tangsel Diringkus Polisi
Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas, Muhammad Isa Sarnuri, menjelaskan bahwa penutupan ini dilakukan untuk mendukung kelancaran acara geladi bersih dan pelantikan kepala daerah. "Operasional Monas ditutup sampai acara geladi dan pelantikan selesai," ujarnya.
Penutupan Monas ini bukan tanpa alasan. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengatakan bahwa para kepala daerah akan berkumpul di halaman Monas sebelum bergerak bersama-sama menuju Istana Negara untuk mengikuti prosesi pelantikan.
Baca Juga: Selamat Tinggal Memori Penuh! 4 Cara Rahasia Simpan Foto Tanpa Aplikasi
Pelantikan di Istana Negara
Pelantikan kepala daerah akan dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Kamis, pukul 10.00 WIB. Sebanyak 503 kepala daerah dari seluruh Indonesia, termasuk dari provinsi serta kabupaten/kota di Aceh yang lebih dulu dilantik, akan mengikuti acara ini.
Agenda Kepala Daerah Setelah Pelantikan
Setelah pelantikan, para kepala daerah akan mengikuti orientasi atau retreat yang akan berlangsung pada 21-28 Februari 2025 di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah.
Baca Juga: KEJUTAN ISTANA: Prabowo Pilih Ilmuwan Top untuk Pimpin Pendidikan Tinggi, Ini Visi Besarnya!
Jadi, itulah alasan mengapa Monas ditutup hari ini. Sebuah momen bersejarah bagi Indonesia, di mana para kepala daerah baru akan secara resmi memimpin daerahnya masing-masing (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







