Banten

Sorotan Nasional: Reuni Akbar 212 Kembali Guncang Monas, Panitia Undang Presiden Prabowo dan Siap Sambut HRS!

Saeful Anwar | 24 November 2025, 14:14 WIB
Sorotan Nasional: Reuni Akbar 212 Kembali Guncang Monas, Panitia Undang Presiden Prabowo dan Siap Sambut HRS!

• Tema "Revolusi Akhlak" dan Isu Palestina Jadi Panggung Utama Aksi Kebangsaan Umat Islam

AKURAT BANTEN – Gelombang massa diperkirakan akan kembali membanjiri Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Selasa, 2 Desember 2025.

Reuni Akbar 212, salah satu event keagamaan dan kebangsaan terbesar di Indonesia, dipastikan digelar lagi tahun ini dengan mengusung tema yang dinilai berani dan menantang:

"Revolusi Akhlak untuk Selamatkan NKRI dari Penjahat dan Merdekakan Palestina dari Penjajah."

Acara ini kembali menarik perhatian luas, terutama setelah panitia secara terbuka mengumumkan telah mengirimkan undangan resmi kepada Presiden Prabowo Subianto dan jajaran menteri terkait.

Lebih lanjut, panitia juga mengonfirmasi kehadiran salah satu tokoh sentral Aksi 212, Habib Rizieq Shihab (HRS).

Baca Juga: ANCAMAN MAUT DI JALAN RAYA LEBAK: Ceceran Lumpur Galian C Jadikan Curugbitung-Maja ‘Lintasan Neraka’

Kuatkan Persatuan: Spirit 212 Tak Pernah Padam

Ketua Steering Committee (SC), Ahmad Shobri Lubis, menjelaskan bahwa tujuan inti dari perhelatan akbar ini tetap berakar pada semangat awal Aksi Bela Islam 212 tahun 2016, yaitu memperkuat persatuan umat.

"Spirit 212 yang dibangun sejak sembilan tahun lalu adalah untuk menguatkan Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathaniyah, dan Ukhuwah Insaniyah,

" tegas Shobri dalam keterangannya, Senin (24/11/2025).

"Spirit itu yang membangkitkan semangat kita dalam persatuan, maka tahun ini kita tetap mengadakan Reuni Akbar 212."

Baca Juga: 5 Operasi Ini TIDAK GRATIS! Jangan Kaget Walau Sudah Punya BPJS Kesehatan

Perubahan Format: Berawal Magrib Berjamaah

Berbeda dari tradisi tahun-tahun sebelumnya yang selalu diawali dengan qiyamullail (salat malam) hingga Subuh berjamaah, rangkaian kegiatan tahun ini akan dimulai sejak sore hari.

Rangkaian acara akan diawali dengan Salat Magrib berjamaah, dilanjutkan dengan zikir, doa bersama, dan tausiyah dari para ulama.

Perubahan format ini bertujuan memaksimalkan kehadiran umat dan menyesuaikan dengan momentum kebersamaan yang lebih terfokus.

Baca Juga: Peringatan Keras dari Eks BIN: Kasus Ijazah Jokowi Kian Memanas, Legitimasi Presiden Prabowo Terancam Jika Terus Diam!

Momen Krusial: Bersatunya Umara dan Ulama

Fokus utama yang dinanti publik adalah harapan panitia untuk menjadikan Reuni Akbar 212 sebagai wadah kebersamaan antara pemerintah (ulil amri/umaro) dan umat dalam suasana yang khusyuk dan penuh semangat kebangsaan.

Panitia berharap kehadiran Presiden Prabowo dan pejabat publik dapat menjadi simbol rekonsiliasi dan sinergi antara pemimpin negara dan tokoh agama.

"Kami sudah mengundang seluruh elemen masyarakat, ormas-ormas Islam, termasuk Presiden

Prabowo Subianto beserta menteri dan pejabat publik terkait," ujar Shobri.

"Insya Allah, kita akan sama-sama berkumpul antara umaro dan ulama serta umat Islam untuk meminta kepada Allah SWT hidayah, keamanan, dan keberkahan bagi Indonesia."

Baca Juga: Vonis Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi: Ironi Kriminalisasi Keputusan Bisnis BUMN, Pengamat Sebut Lebih Ganjil dari Kasus Tom Lembong

Imbauan Penting bagi Peserta

Mengingat kegiatan digelar pada musim hujan, panitia menyerukan partisipasi umat Islam dari berbagai daerah untuk hadir dengan persiapan matang.

Peserta diimbau untuk membawa perlengkapan pribadi seperti sajadah, payung, atau jas hujan.

Reuni Akbar 212 (2/12/2025) di Monas bukan hanya sekadar pertemuan, tetapi juga panggung politik moral yang menyuarakan isu-isu sentral mulai dari "Revolusi Akhlak" hingga dukungan penuh terhadap kemerdekaan Palestina (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman