823 PKL Relokasi Ke Pasar Kandang Sapi, Wabup Amir: Jangan Ada yang Dirugikan

AKURAT BANTEN, Lebak – Sebanyak 823 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sebelumnya berjualan di jalan Sunan Kalijaga dan Tirtayasa akan segera direlokasi ke pasar Kandang Sapi.
Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah berharap, selama proses relokasi jangan sampai ada pihak yang dirugikan. Sejauh ini persiapan relokasi sudah matang dan tinggal dilaksanakan.
“Jangan sampai dalam proses relokasi ini ada pihak yang dirugikan,” ujar Amir Hamzah seusai rapat koordinasi persiapan relokasi PKL, pada Selasa 15 April 2025.
Baca Juga: Masih Layak Investasi? Begini Prospek Harga Emas ke Depan
Rapat tersebut dihadiri oleh berbagai dinas terkait. Dalam arahannya, Wakil Bupati Lebak mengatakan, bahwa relokasi tersebut perlu dilakukan sosialisasi lebih intens kepada para pedagang dan masyarakat.
“Untuk menunjang kelancaran relokasi, perlu kita undang pihak-pihak terkait, dan jangan sampai ada pihak yang merasa dirugikan,” Ujar Amir Hamzah.
Amir juga berpesan, kepada pihak terkait jangan sampai relokasi ini menimbulkan permasalahan baru khususnya bagi masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari pasar.
Baca Juga: Mengapa Harga Emas Meroket? Ini Dia Pemicu Utamanya!
Sementara itu, Orok Sukmana Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lebak menegaskan, Relokasi PKL ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi sarana dan prasarana di ruas jalan Kalijaga dan Tirtayasa, serta menumbuhkan kembangkan perekonomian baru di masyarakat warga pasar.
Menurutnya, bahwa terdapat 823 pedagang yang menjadi target relokasi.
“Kami berkomitmen untuk memastikan proses relokasi berjalan lancar,aman dan adil bagi semua pihak,” paparnya.
Baca Juga: Harga Emas Antam Tembus Rekor Tertinggi, Lonjakan Harga Logam Mulia yang Mengguncang Pasar
Ungkap Orok, Pemkab Lebak telah menyiapkan beberapa dukungan untuk relokasi ini, termasuk pembukaan trayek angkutan kota dan pembebasan retribusi jasa umum dan jasa usaha bagi pedagang.
Dengan relokasi ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan teratur,” tutupnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026









