Wacana Pulau Kucing Dipertanyakan, DPRD DKI Nilai Berisiko Ganggu Ekosistem dan Bukan Solusi

AKURAT BANTEN - Rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang ingin membuat pulau tematik khusus untuk kucing di Kepulauan Seribu menuai sorotan.
Anggota DPRD DKI Jakarta, Francine Widjojo, dengan tegas menyatakan bahwa ide tersebut berisiko besar terhadap keseimbangan ekosistem lokal dan tidak tepat untuk diteruskan.
Baca Juga: Ribuan Preman Diciduk di Jakarta, Polisi Tetapkan Ratusan Tersangka dan Lakukan Pembinaan Massal
Menurut Francine, memindahkan kucing ke sebuah pulau seperti Pulau Tidung Kecil justru bisa menciptakan masalah baru, bukan menyelesaikan yang lama. Selain berpotensi mengganggu satwa liar, langkah ini juga akan menimbulkan beban operasional yang cukup berat dalam jangka panjang.
“Pemindahan kucing-kucing dapat mengganggu ekosistem dan akan menimbulkan beban pemeliharaan jangka panjang,” ujar Francine kepada wartawan di Jakarta.
Baca Juga: Beckham Putra Dapat Panggilan Timnas: Gantikan Septian di TC Bali, 23 Pemain Sudah Gabung
Sebagai pegiat kesejahteraan hewan, Francine menjelaskan bahwa kucing adalah predator alami yang bisa mengancam kehidupan satwa liar lain seperti burung dan reptil kecil.
Ia mengingatkan bahwa Pulau Tidung Kecil sebelumnya pernah dijadikan lokasi konservasi burung kutilang oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta pada tahun 2019.
Baca Juga: Penjaga Perlintasan Magetan Jadi Tersangka dalam Kecelakaan Maut yang Tewaskan Empat Nyawa
“Kalau kucing dipindahkan ke sana, bisa-bisa burung-burung itu punah karena dimangsa. Ini bukannya solusi, malah menambah masalah,” tegasnya.
Lebih lanjut, Francine menilai bahwa langkah yang lebih masuk akal adalah memperkuat layanan kesehatan dan pengendalian populasi hewan di daratan, bukan membuangnya ke pulau. Ia juga menyoroti minimnya fasilitas kesehatan hewan di Jakarta, yang dinilai belum memadai untuk mendukung program semacam itu.
Baca Juga: Markas Kodim Poso Kebakaran, TNI AD Sisir Penyebab Lewat Tim Gabungan
“Jakarta baru punya satu pusat kesehatan hewan. Kalau ada pulau kucing, beban perawatannya pasti meningkat dan belum tentu bisa ditangani,” tambahnya.
Baca Juga: KPAI Minta Gubernur Jabar Tinjau Ulang Program Pendidikan di Barak Militer untuk Siswa
Ia pun mendorong Pemprov DKI untuk lebih serius mengelola kesejahteraan hewan dengan cara yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Edukasi masyarakat, program steriliasi massal, dan peningkatan fasilitas kesehatan hewan dinilai jauh lebih efektif dibanding membuang kucing ke pulau yang belum tentu cocok bagi mereka.
Baca Juga: Jaro Midun, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa: Gadaikan STNK Demi Warga, Dedi Mulyadipun Turun Tangan!
Pulau kucing mungkin terdengar menarik secara konsep, tapi di lapangan, risikonya terlalu besar untuk diabaikan. Pemerintah perlu lebih cermat menimbang antara estetika dan dampak ekologis sebelum menerapkan kebijakan semacam ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 7Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










