KISAH HARU! Damkar Tangsel Evakuasi Jenazah Seberat 150 Kg di Gang Sempit Pondok Aren

AKURAT BANTEN – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangerang Selatan kembali menunjukkan dedikasi luar biasa dalam misi kemanusiaan. Kali ini, bukan api yang mereka taklukkan, melainkan tantangan evakuasi jenazah seorang warga dengan berat sekitar 150 kilogram di wilayah Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, pada Jumat (27/6/2025).
Laporan diterima sekitar pukul 11.30 WIB, dan tanpa menunda, tim Damkar segera meluncur ke lokasi di Gang Saleh.
Hanya dalam waktu kurang dari 20 menit, pada pukul 11.51 WIB, petugas sudah tiba di lokasi dan langsung memulai proses evakuasi dengan penuh kehati-hatian.
"Evakuasi dilakukan mulai dari proses penurunan jenazah setelah dimandikan, pengkafanan, hingga pemakaman ke liang lahat," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel, Ahmad Dohiri kepada media.
Melawan Hambatan: Gang Sempit dan Peralatan Usang
Proses evakuasi jenazah berbobot besar ini berlangsung cukup panjang, disesuaikan dengan kondisi fisik jenazah dan lingkungan pemukiman yang sempit.
Tantangan semakin berat karena petugas harus melewati gang-gang kecil yang mempersulit pergerakan.
Jenazah akhirnya berhasil dimakamkan pada pukul 15.10 WIB, setelah perjuangan selama beberapa jam.
Menurut Ahmad Dohiri, salah satu hambatan yang cukup menyulitkan di lapangan adalah kondisi alat evakuasi yang mulai usang.
Baca Juga: Tragedi Gunung Rinjani: Dokter Ungkap Luka Parah dan Penyebab Meninggalnya Pendaki Asal Brasil
"Peralatan kami memang sudah cukup lama digunakan. Ke depan tentu perlu pembaruan agar evakuasi bisa lebih cepat dan aman, terutama untuk kondisi khusus seperti ini," jelasnya.
Ini menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah untuk segera melakukan pengadaan alat baru demi menunjang kinerja para pahlawan ini.
Meskipun menghadapi keterbatasan, Dohiri memastikan seluruh proses berjalan lancar dan sesuai dengan protokol yang berlaku.
Ia juga mengapresiasi tinggi sinergi petugas di lapangan dengan masyarakat sekitar yang turut membantu kelancaran proses.
Baca Juga: Mengungkap Sejarah Berdarah 10 Muharram, Tragedi Karbala yang Menggetarkan Dunia Islam
Kisah evakuasi ini sekali lagi menegaskan bahwa peran Damkar jauh lebih luas dari sekadar pemadaman api.
Mereka adalah garda terdepan dalam berbagai bentuk penyelamatan dan bantuan kemanusiaan, termasuk penanganan jenazah berbobot besar yang tidak bisa dilakukan tanpa bantuan khusus dan keahlian yang dimiliki Damkar.
"Kami siap membantu masyarakat dalam berbagai bentuk penyelamatan. Ini adalah bentuk nyata pelayanan kami, bukan hanya saat kebakaran, tapi juga saat warga benar-benar membutuhkan," tutup Ahmad Dohiri, menekankan komitmen Damkar Tangsel sebagai pahlawan serbaguna bagi masyarakat (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Krisis Selat Hormuz Bisa Ubah Ekonomi Global Selamanya, Dunia Mulai Tinggalkan Minyak Teluk
- 10Perang Berbalik Arah? Ukraina Mulai Rebut Wilayah Rusia Berkat Serangan Drone Mematikan








