Banten

Gibran Tanggapi Usulan Ngantor di IKN: 'Kemarin Papua, Sekarang IKN, Pindah-pindah Terus!'

Andi Syafrani | 29 Juli 2025, 06:20 WIB
Gibran Tanggapi Usulan Ngantor di IKN: 'Kemarin Papua, Sekarang IKN, Pindah-pindah Terus!'

AKURAT BANTEN - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akhirnya buka suara soal wacana dirinya berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Isu ini mencuat setelah sebelumnya ia juga sempat diusulkan untuk berkantor di Papua.

Menanggapi hal itu, Gibran tak terlihat keberatan. Dengan nada santai, ia menegaskan siap ditempatkan di mana pun sesuai penugasan dari Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Tas Misterius di Atap Gedung Kemlu Picu Spekulasi Baru Soal Kematian Diplomat Muda

“Kemarin nyuruh saya berkantor di Papua, sekarang di IKN, pindah-pindah terus,” ucapnya sambil tersenyum ketika berbincang dengan awak media saat meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau, Senin (28/7/2025).

Gibran menegaskan bahwa sebagai wakil presiden sekaligus pembantu kepala negara, ia akan mengikuti arahan sepenuhnya dari Presiden Prabowo. Ia menyebut penempatan lokasi kerja bukan halangan baginya untuk menjalankan tugas negara.

Baca Juga: Penyelidikan Kematian Diplomat Muda Arya Daru Memasuki Babak Akhir, Polda Metro Siap Buka Fakta

“Yang jelas, saya sebagai pembantu Presiden siap ditugaskan di mana saja, di Papua, di IKN, kami menunggu perintah Presiden,” tegas Gibran.

Isu mengenai lokasi kerja Wapres sempat menjadi perbincangan publik setelah ada sejumlah pihak yang mendorong agar ia lebih sering berkantor di IKN. Alasannya, keberadaan Wapres di sana dinilai bisa mempercepat koordinasi pembangunan kota baru tersebut.

Tak hanya IKN, Papua pun sempat disebut-sebut sebagai lokasi strategis bagi Gibran untuk berkantor. Usulan ini datang seiring dengan program pemerintah yang ingin memperkuat pembangunan dan pengawasan di wilayah timur Indonesia.

Baca Juga: Pakar Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Beras Subsidi demi Lindungi Konsumen

Meski demikian, hingga kini belum ada keputusan resmi dari Presiden terkait lokasi kantor Wapres. Gibran sendiri memilih untuk menunggu arahan sambil tetap menjalankan agenda kerja di berbagai daerah, termasuk kunjungan lapangan seperti di Riau kali ini.

Dengan gaya khasnya yang santai, Gibran memastikan tidak akan mempermasalahkan penugasan apa pun yang diberikan kepadanya.

“Sebagai pembantu presiden, kita harus selalu siap di mana saja,” tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC