Kabupaten Tangerang Jadi Daerah Percontohan Penanganan Kusta oleh Kemenkes

AKURAT BANTEN - Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, mendorong Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk lebih serius menangani penyakit kusta. Indonesia berada di peringkat ketiga dunia setelah India dan Brazil dalam hal kasus kusta.
"Saya tengah kunjungi Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, untuk melihat langsung penanganan eliminasi kusta. Ini masalah serius yang perlu evaluasi," kata Dante Jumat, (14/08/2025).
Selain Kabupaten Tangerang, kata Dante, terdapat beberapa daerah lain yang menjadi percontohan penanganan kusta, di antaranya, Brebes, Jayapura, Sampang, dan Bekasi.
Baca Juga: Prabowo Subianto Gelagapan Usai Lihat Aksi Bupati Pati Sudewo Naikkan PBB
Dante menegaskan, dibutuhkan komitmen dan fokus penuh dari seluruh daerah di Indonesia. Dari pertemuan di Bali, dipilih enam daerah sebagai percontohan untuk eliminasi kusta, salah satunya Kabupaten Tangerang.
Awalnya, Kemenkes menargetkan 42 kabupaten/kota bebas kusta pada 2030, tapi sekarang targetnya diperluas menjadi 111 daerah. Untuk itu, diperlukan koordinasi yang efektif antara pemerintah pusat, daerah, dan berbagai pemangku kepentingan.
Dante mengungkapkan, stigma diskriminatif terhadap penderita kusta menjadi kendala dalam penanganan penyakit kusta. Sebab, masalah penanganan ini tidak hanya dapat diselesaikan oleh perawatan medis, melainkan juga dipengaruhi aspek sosial.
Baca Juga: Ada Dugaan Pelecehan di SMP 23, Dindik Kota Tangerang Tunggu Hasil Investigasi Polisi
Menurutnya, kesadaran masyarakat harus ditingkatkan lewat kampanye agar kasus baru mudah dideteksi dan pencegahan lebih efektif.
"Kendalanya adalah kesadaran masyarakat yang harus dikampanyekan. Agar dapat mudah terdeteksi serta tidak menularkan kasus baru," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










