Kacab Bank Ditemukan Tewas Terikat Lakban di Sawah Bekasi, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan

AKURAT BANTEN - Suasana warga Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi mendadak gempar pada Kamis pagi, 21 Agustus 2025. Seorang pria ditemukan tak bernyawa di area persawahan Kampung Karangsambung dengan kondisi mengenaskan. Belakangan diketahui, korban merupakan Kepala Cabang salah satu bank milik pemerintah berinisial MIP.
Kapolsek Serang Baru, AKP Hotma Sitompul, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Saat pertama kali ditemukan, tubuh korban dalam kondisi terikat dengan lakban dan tali. Bagian mata hingga kaki korban dililit rapat, sementara di tubuhnya terlihat sejumlah bekas lebam.
“Ya, benar korban ditemukan dengan kondisi terikat. Matanya dilakban, kakinya juga diikat. Saat ini jenazah sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Hotma kepada wartawan.
Baca Juga: PWI Serang Raya Kutuk Pengeroyokan Wartawan, Minta Kepolisian Usut Tuntas Kasus!
Kejadian ini pertama kali diketahui sekitar pukul 05.30 WIB. Seorang warga yang sedang menggembalakan sapi melihat sosok tubuh tergeletak di area persawahan.
Karena curiga, ia segera melapor ke ketua RT setempat. Laporan itu lalu diteruskan ke perangkat desa, Bhabinkamtibmas, serta Babinsa. Setelah dicek bersama-sama, ternyata benar ada seorang pria dalam keadaan meninggal dunia.
Baca Juga: IJTI Banten Kecam Pengroyokan Jurnalis di PT Genesis Regeneration Smelting Jawilan
Korban diketahui lahir pada tahun 1988, sehingga usianya diperkirakan 37 tahun. Selain ikatan lakban dan tali rafia di tubuh, pihak kepolisian juga menemukan sejumlah luka lebam yang menimbulkan dugaan kuat bahwa korban sempat mengalami tindak kekerasan sebelum akhirnya tewas.
“Untuk identitas, sudah terkonfirmasi korban merupakan seorang kepala cabang bank pemerintah. Saat ini kami masih mengumpulkan keterangan dari pihak keluarga dan saksi di sekitar lokasi,” jelas Hotma.
Baca Juga: Insiden Kekerasan Dialami Wartawan Saat Liput Sidak KLHK di Serang
Penemuan ini sontak membuat warga sekitar geger. Banyak warga yang tidak menyangka, area persawahan yang biasanya sepi justru menjadi lokasi ditemukannya mayat dengan kondisi tragis.
Beberapa warga juga menyebut sempat melihat kendaraan mencurigakan di sekitar lokasi beberapa hari sebelumnya, namun belum bisa dipastikan kaitannya dengan kasus ini.
Baca Juga: Baru Terlihat Wajah Kartika Sari Dewi Soekarno, Putri Bung Karno dari Dewi Soekarno yang Jelita
Saat ini, Polsek Serang Baru bersama Polres Metro Bekasi tengah melakukan penyelidikan mendalam. Polisi sudah memasang garis polisi di sekitar area persawahan tempat korban ditemukan dan tengah mengumpulkan rekaman CCTV dari jalur sekitar desa yang diduga dilintasi pelaku.
Selain itu, penyidik juga menunggu hasil autopsi dari RS Polri Kramat Jati untuk memastikan penyebab kematian korban.
Hasil pemeriksaan medis tersebut nantinya akan menjadi dasar polisi dalam mengusut apakah kasus ini murni pembunuhan berencana atau terkait motif lain, seperti perampokan atau persaingan bisnis.
“Semua kemungkinan masih terbuka. Kami akan usut sampai tuntas,” tegas Hotma.
Kasus ini kini menjadi perhatian serius masyarakat Bekasi. Banyak pihak berharap kepolisian segera mengungkap siapa dalang di balik tewasnya seorang kepala cabang bank dengan cara tragis tersebut.
Polisi pun mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan spekulasi sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








