Hasil Uji Lab Ungkap Indikasi Pencemaran Air di Situ Cangkring, DLH Tangsel Telusuri 5 Perusahaan

AKURAT BANTEN - Hasil uji laboratorium yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang terhadap kualitas air di Situ Cangkring, Kelurahan Priuk, mengungkap adanya indikasi pencemaran. Kondisi ini diduga kuat menjadi penyebab ribuan ikan mati mendadak beberapa waktu lalu.
Kepala DLH Kota Tangerang, Wawan Fauzi, menjelaskan pengujian dilakukan dengan mengukur beberapa parameter penting, yakni pH, TDS (Total Dissolved Solid), oksigen terlarut (DO), dan suhu.
Dari hasil sementara, keempat parameter itu menunjukkan ketidakseimbangan yang menandakan kualitas air tidak normal.
"Hasil uji laboratorium atas kualitas air situ cangkring, memang terindikasi adanya pencemaran. Beberapa perusahaan yang diduga sebagai sumber pencemaran masih kami lakukan verifikasi lapangan," kata Wawan Fauzi, kepada banten.akurat.co. Senin (25/8/25).
Baca Juga: Link Live Streaming CCTV Demo 25 Agustus 2025 DPR RI, Rakyat Serentak Gulingkan Kekuasaan Senayan
Menurut Wawan, saat ini pihaknya menelusuri lima perusahaan yang berada di sekitar kawasan tersebut. Perusahaan-perusahaan itu diduga sebagai sumber pencemaran, namun kepastian baru akan diperoleh setelah verifikasi lapangan (verlap) tuntas.
"Ada lima perusahaan, kami masih melakukan verifikasi lapangan. Mudah-mudahan minggu ini hasil verlap selesai," tegasnya.
Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang berencana memperketat pengawasan terhadap kegiatan usaha di sekitar Situ Cangkring, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, menyusul laporan warga terkait dugaan pencemaran limbah industri yang menyebabkan ribuan ikan mati massal.
Baca Juga: Skandal Azizah Salsha Kebanyakan! Pratama Arhan Ceraikan Zize Tanpa Koar-koar di PA Tigaraksa
"Kita akan melakukan pengawasan terkait kegiatan usaha sekitar sini. Jadi ini belum selesai, karena kita masih melakukan upaya verifikasi lapangan," kata Katimja Bidang PPKLH DLH Kota Tangerang,
Amaludin, usai melakukan identifikasi air di Situ Cangkring, Rabu (20/8/2025).
Situ Cangkring yang berlokasi di Kelurahan Priuk ini menjadi sorotan publik setelah ribuan ikan ditemukan mati mengapung.
Warga Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, dibuat resah dengan fenomena aneh di Danau Situ Cangkring. Dalam beberapa pekan terakhir, air danau yang biasanya jernih kehijauan berubah drastis menjadi hijau pekat.
Tak hanya itu, ribuan ikan mujair di perairan tersebut mendadak mati massal. Kondisi ini menimbulkan bau tak sedap, membuat warga was-was, dan menimbulkan dugaan kuat adanya pencemaran limbah industri di kawasan sekitar.
"Kami takut air rembesan situ Cangkring ini masuk juga ke sumur-sumur warga. Makanya sekarang sudah tidak lagi dipakai untuk konsumsi," ungkap Naji Hardianto, warga sekitar, Selasa (19/8/25). (*******)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










