Jaga Situasi Kondusif di Tengah Gelombang Demo, TNI-Polri Gelar Patroli Skala Besar di Bandara Soetta

AKURAT BANTEN - Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) bersama TNI menggelar patroli skala besar pada Minggu (31/8/2025), di tengah meningkatnya eskalasi aksi unjuk rasa di sejumlah wilayah.
Kapolresta Bandara Soetta Kombes Pol Ronald Sipayung yang memimpin langsung patroli didampingi Wakapolresta AKBP Joko Sulistiono menyebut kegiatan itu merupakan langkah preventif untuk memastikan keamanan di kawasan bandara internasional yang menjadi objek vital nasional.
Patroli menyisir sejumlah titik rawan dan pusat aktivitas masyarakat, mulai dari Terminal 1, 2, 3, Perimeter utara dan selatan, hingga kawasan Transit Oriented Development (TOD) M1. Sebanyak 20 personel gabungan TNI Polri dikerahkan dalam operasi tersebut.
"Patroli skala besar ini untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jasa penerbangan, serta mencegah potensi gangguan kamtibmas di tengah situasi nasional yang sedang berkembang," ujar Ronald.
Ronald menegaskan, dari hasil patroli tidak ditemukan adanya indikasi gangguan keamanan di area Bandara Soetta.
Ia memastikan aktivitas penerbangan berjalan normal dan masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak khawatir dan tetap tenang di tengah maraknya aksi unjuk rasa.
"Negara melalui TNI Polri hadir untuk melindungi rakyat Indonesia. Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar," tegasnya.
Ronald menambahkan, bandara sebagai pintu gerbang Indonesia harus tetap dijaga bersama agar tetap aman, nyaman, dan kondusif.
Baca Juga: Rumah Puan Maharani DPR Bukan di Jakarta, 52 Properti Ternyata Ada di Daerah Ini, Mau Diserang?
"Mari kita jadikan Bandara Soekarno-Hatta sebagai rumah bersama yang tertib dan damai," pungkas perwira lulusan Akpol 2002 itu. (*******)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







