Tragedi Berdarah di Kudus: Kakak Beradik Tewas Dibacok Tetangga, Saksi Ungkap Detik-detik Mencekam

AKURAT BANTEN – Sebuah tragedi memilukan mengguncang Kelurahan Wergu Wetan, Kecamatan Kota Kudus, setelah dua kakak beradik, David (39) dan Dimas (29), tewas dibacok oleh tetangganya sendiri pada Minggu malam (14/9/2025).
Peristiwa nahas ini tak hanya menyisakan duka mendalam bagi keluarga, tetapi juga memicu ketegangan di masyarakat.
Keduanya kini telah berpulang, dengan Dimas meninggal di lokasi kejadian dan David menyusul keesokan harinya di rumah sakit.
Pelaku berinisial A, yang tak lain adalah tetangga korban, kini masih dalam buruan polisi.
Baca Juga: Heboh Video Prabowo Tayang di Bioskop: Antara Iklan Layanan Masyarakat dan Sorotan Publik
Saksi Mata Ungkap Kengerian Saat Kejadian
Ketua RT 3 RW 1 Kelurahan Wergu Wetan, Doni Saputra, menjadi salah satu saksi yang pertama kali tiba di lokasi kejadian.
Dengan nada bergetar, ia menceritakan kengerian yang disaksikannya saat itu. Doni mendapat laporan dari warga sekitar pukul 19.00 WIB.
Tanpa menunggu lama, ia segera mendatangi lokasi.
"Waktu itu saya langsung ke lokasi. Ternyata dua korban sudah berjatuhan," ujar Doni saat ditemui di sekitar kediaman korban.
Ia melihat Dimas dalam kondisi terparah. "Kondisi adiknya Dimas berdarah semua badannya, terutama di kepala, sampai saya tidak tega.
Kakaknya David luka di perut dan kemungkinan di jempol tangan kanan," tambahnya.
Melihat kondisi kedua korban yang kritis, Doni langsung berkoordinasi dengan pihak RS Aisyiyah untuk mengirim ambulans.
Namun, beberapa menit kemudian, sejumlah pemuda setempat sigap membawa kedua korban dengan tossa ke rumah sakit. Doni pun ikut mendampingi.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Turun! Momen Tepat untuk Beli atau Jual?
Kematian yang Bersusulan: Kakak Menyusul Sang Adik
Setibanya di RS Aisyiyah Kudus, nyawa Dimas tidak tertolong dan dinyatakan meninggal di tempat. Jasadnya langsung dibawa ke RSUD dr Loekmono Hadi Kudus untuk diautopsi.
Sementara itu, David sempat menjalani perawatan intensif, namun takdir berkata lain.
"DV yang berusia 39 tahun meninggal dunia jam 09.20 WIB," kata Humas RS Aisyiyah Kudus, Rizky Ernita.
Dengan demikian, David meninggal hampir 12 jam setelah adiknya. Jenazah David juga dibawa ke RSUD dr Loekmono Hadi untuk pemeriksaan lanjutan.
Peristiwa ini menyisakan pertanyaan besar tentang motif di balik aksi brutal sang pelaku. Menurut Doni, kedua korban dikenal sebagai sosok yang ramah dan biasa bergaul.
Mereka sering nongkrong dan berbincang dengan teman-temannya. Sementara itu, pelaku dikenal sebagai pribadi yang pendiam dan jarang berinteraksi dengan tetangga.
Baca Juga: Tragedi Bromo: Rem Blong Bus Pariwisata Renggut 8 Nyawa Nakes, Sopir Ungkap Detik-detik Mencekam
Polisi Buru Pelaku, Garis Polisi Terpasang di TKP
Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo, membenarkan adanya kejadian pembacokan ini. "Iya benar ada pembacokan, saat ini masih kami selidiki.
Yang pasti lebih dari satu orang (pelaku)," ungkap Heru, meskipun belakangan disebutkan pelaku tunggal berinisial A.
Saat ini, aparat dari Polres Kudus telah melakukan olah TKP. Tiga titik lokasi dengan ceceran darah telah dipasangi garis polisi, yaitu di dapur rumah David dan dua lokasi di depan rumah tetangga.
"Mohon doanya mudah-mudahan pelaku segera kami tangkap," tutup Heru.
Hingga kini, pihak kepolisian masih terus memburu pelaku yang tega merenggut dua nyawa tersebut.
Tragedi ini menjadi pengingat tentang pentingnya menjaga perdamaian dan kerukunan di lingkungan tempat tinggal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 7Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










