63 Penyedia Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Tangerang Belum Kantongi Sertifikat Higienis

AKURAT BANTEN - Sebanyak 63 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tangerang belum memiliki Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS) dalam menjalankan program makan bergizi gratis (MBG).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi mengatakan, seluruh SPPG tersebut tetap beroperasi, namun saat ini didorong untuk segera mengurus penerbitan SLHS sebagai langkah antisipasi risiko keracunan.
“Iya memang semuanya belum, kita ada 63 SPPG. Dari dulu memang belum ada SLHS, sekarang baru kita panggil mereka karena ada kasus keracunan di daerah lain,” kata Hendra, Kamis (2/10/2025).
Menurutnya, penerbitan SLHS sedang diproses. Para penyedia tengah melengkapi syarat administrasi, termasuk surat ketetapan pendirian SPPG dari Badan Gizi Nasional (BGN). Setelah itu, dilakukan verifikasi lapangan terhadap dapur, proses pengolahan makanan, hingga pendistribusiannya.
“Indikator yang kita nilai mencakup penyimpanan bahan makanan, pendingin ruangan, cara pengolahan, hingga waktu pengantaran dari dapur ke sekolah,” jelasnya.
Dinkes juga akan mengambil sampel makanan dan bahan baku untuk diuji di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda). Hasil uji diperkirakan keluar dalam dua pekan.
Baca Juga: Uang Pensiun Sri Mulyani Setiap Bulan Tak Sampai 2 Digit? Ternyata Begini Hitungannya
“SLHS bisa terbit paling lama 13 hari setelah syarat administrasi dan verifikasi lengkap, bahkan bisa selesai dalam lima hari,” tambah Hendra.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8Viral! Antrean Makan Bergizi Gratis di SMK Kebumen Berujung Aksi Duel Mencekam, Korban Diseret ke Lahan Kosong, Ini Kronologinya
- 9Rodri Tiba di Barcelona, Sang Ballon d'Or Langsung Ungkap Mimpi Besarnya Bersama Blaugrana
- 10Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas







