Bangun SDM Qur’ani, Pemkot Tangerang Gandeng LPTQ Gelar Program Tahsin

AKURAT BANTEN - Pemerintah Kota Tangerang memperkuat kualitas pendidikan agama melalui peluncuran Program Tahsin Al-Qur’an bagi guru agama tingkat SD/MI dan SMP/MTs. Program yang digagas bersama Lembaga Pendidikan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Tangerang ini diresmikan langsung oleh Wali Kota Sachrudin di Masjid Raya Al-A'zhom, Senin (23/02/2026).
Peluncuran program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas tenaga pendidik, khususnya guru agama yang dinilai memiliki peran sentral dalam membentuk karakter peserta didik.
Sebanyak 578 guru agama dari berbagai sekolah negeri dan swasta di Kota Tangerang mengikuti program tahsin yang difokuskan pada penyempurnaan bacaan Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid.
Dalam sambutannya, Sachrudin menekankan pentingnya posisi guru agama sebagai figur teladan di lingkungan sekolah.
"Guru agama ini ibarat mata air keteladanan bagi murid di sekolah. Maka sumber inilah yang harus dijaga, dirawat, dan diakomodir mulai dari penguatan kualitas hingga kapasitasnya," ujarnya.
Ia menjelaskan, pembangunan kota tidak hanya berorientasi pada fisik dan infrastruktur, tetapi juga pada pembentukan sumber daya manusia yang berakhlak dan berdaya saing.
Baca Juga: Kalideres Membara! 2.000 KK Melawan Proyek Krematorium Siluman, Pramono Anung Dibuat Terperanjat!
Menurutnya, peningkatan kualitas bacaan Al-Qur’an para guru akan berdampak langsung pada mutu pembelajaran di kelas serta pembinaan karakter siswa.
Program Tahsin Al-Qur’an ini dirancang berkelanjutan dengan pendampingan dari para pengajar berkompeten yang difasilitasi LPTQ.
Sachrudin juga mengapresiasi peran aktif LPTQ dalam mendukung penguatan pendidikan keagamaan di daerah.
Baca Juga: Warga Depok Bersama Polisi Gagalkan Tawuran, Remaja Dibina Lewat Pesantren Kilat
Melalui inisiatif ini, kata dia, Pemkot Tangerang berharap kualitas pembelajaran agama semakin meningkat, sekaligus memperkokoh fondasi lahirnya generasi muda yang Qur’ani dan berkarakter di Kota Tangerang.
"Membangun kota tidak cukup hanya dengan infrastruktur yang megah, tetapi harus dibarengi dengan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak," tandasnya. (***)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 10Bikin Guru Terharu, Celine dari Pontianak Dipercaya Bawa Baki Merah Putih di Istana






