Tangerang Bersedekah Hangatkan Ramadan, 3.300 Paket Sembako Disalurkan untuk Warga Membutuhkan

AKURAT BANTEN - Ramadan tahun ini terasa berbeda bagi ribuan keluarga di Kota Tangerang. Lewat program Tangerang Bersedekah, Pemerintah Kota Tangerang mencoba menghadirkan makna puasa yang lebih dalam bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga berbagi dan saling menguatkan.
Sebanyak 3.300 paket sembako disalurkan kepada warga yang membutuhkan pada hari kedua Ramadan 1447 Hijriah. Paket-paket itu bukan sekadar beras, minyak, dan kebutuhan dapur lainnya.
Di dalamnya tersimpan kepedulian dari para ASN dan masyarakat yang menyisihkan rezekinya, yang kemudian dihimpun dan dikelola oleh BAZNAS Kota Tangerang.
Baca Juga: Tahun Pertama Pemerintahan Kota Tangerang, Pengamat Sebut Fondasi Pembangunan Mulai Terbentuk
Program ini menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-33 Kota Tangerang sekaligus satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
Namun di lapangan, yang terasa bukanlah seremoni, melainkan suasana hangat saat bantuan diterima langsung oleh warga.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyampaikan bahwa Ramadan adalah momen memperkuat kepedulian sosial. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat dan menghadirkan ketenangan saat berbuka puasa bersama keluarga.
Baca Juga: Kereta Bandara Tabrak Truk Trailer di Perlintasan Poris, Tidak Ada Korban Jiwa
"Fokus kami adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dengan baik. Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk mempererat kebersamaan dan saling membantu," ujarnya.
Bagi sebagian warga, bantuan itu berarti dapur tetap mengepul tanpa rasa cemas. Sri Ningsih, warga Cimone, Karawaci, mengaku terharu saat menerima paket sembako yang dibagikan di lokasi tersebut.
Tinggal bersama anak dan cucunya, ia merasa bantuan tersebut sangat membantu untuk menyiapkan hidangan berbuka.
"Saya senang sekali, bahagia. Bantuan sembako ini sangat membantu untuk makan sehari-hari dan berbuka puasa bersama cucu," tuturnya lirih.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Tangerang, Aslie Elhusyairy, menambahkan bahwa semangat berbagi di bulan suci harus terus dijaga. Ia berharap tak ada warga yang merasa kekurangan, terlebih saat kota merayakan hari jadinya.
Di bulan yang identik dengan cahaya dan pengampunan, Tangerang Bersedekah menjadi pengingat sederhana kebahagiaan sebuah kota tidak hanya diukur dari usianya, tetapi dari seberapa besar ia mampu merangkul warganya terutama mereka yang paling membutuhkan.
"BAZNAS Kota Tangerang saat ini menjadi salah satu yang terbaik di tingkat provinsi, baik dalam pengumpulan dana kemanusiaan maupun tata kelolanya. Kami telah meraih 7 reward dari pusat, yang membuktikan keseriusan kami dalam mengelola amanah masyarakat," ungkapnya. (***)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









