Ramadhan Makin Nyaman, Transjakarta Hadirkan Mushalla di Puluhan Halte Strategis
Akurat Banten - Kabar baik datang bagi para pengguna transportasi umum di Jakarta, terutama umat Muslim yang ingin tetap menjalankan ibadah di tengah mobilitas tinggi selama bulan suci.
PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta menghadirkan fasilitas mushalla di sejumlah halte yang tersebar di berbagai koridor utama.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan pelanggan, khususnya saat Ramadhan 1447 Hijriah.
Sebanyak 69 halte kini telah dilengkapi mushalla agar penumpang tetap dapat menunaikan shalat tanpa harus keluar dari jalur perjalanan mereka.
Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan spiritual pengguna layanan di tengah kesibukan aktivitas harian.
“Mushalla di halte kami harapkan dapat membantu pelanggan tetap produktif sekaligus khusyuk selama bulan suci,” ujar Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani.
Tidak hanya sekadar ruang ibadah, mushalla di halte Transjakarta juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung yang memadai.
Mulai dari tempat wudhu, sajadah, hingga penunjuk arah kiblat telah disediakan untuk menunjang kenyamanan pengguna.
Dengan fasilitas tersebut, penumpang tidak perlu lagi khawatir mencari tempat ibadah di luar halte saat waktu shalat tiba.
Ayu menambahkan bahwa Ramadhan menjadi momentum penting bagi Transjakarta untuk menghadirkan layanan yang lebih humanis.
Tidak hanya fokus pada aspek transportasi, tetapi juga memberikan ruang ketenangan bagi pelanggan dalam menjalankan ibadah.
Baca Juga: THR 2026 Segera Cair, Ini Jadwal Lengkap untuk PNS TNI Polri dan Karyawan Swasta
Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang menyeluruh.
Adapun halte yang telah dilengkapi mushalla tersebar di berbagai koridor, mulai dari rute padat hingga titik integrasi strategis.
Di Koridor 1 rute Blok M hingga Kota, sejumlah halte seperti Blok M, Bundaran Senayan, Bendungan Hilir, Dukuh Atas, hingga Glodok telah memiliki fasilitas mushalla.
Sementara itu di Koridor 2 rute Pulogadung hingga Monas, halte seperti Pulo Gadung, Senen, Juanda, Balai Kota, dan Kwitang juga termasuk dalam daftar.
Untuk Koridor 3, fasilitas ini tersedia di halte Kalideres, Jembatan Baru, Jembatan Gantung, dan Damai.
Kemudian di Koridor 4 dari Pulo Gadung menuju Galunggung, mushalla dapat ditemukan di halte Pemuda Rawamangun, Manggarai, hingga Galunggung.
Pada Koridor 5 Kampung Melayu menuju Ancol, halte Kampung Melayu, Matraman Baru, hingga Ancol juga telah dilengkapi fasilitas serupa.
Koridor 6 yang menghubungkan Ragunan dengan Dukuh Atas turut menyediakan mushalla di sejumlah halte seperti Ragunan, Kuningan, Rasuna Said, hingga Setiabudi.
Di Koridor 7, pengguna dapat memanfaatkan mushalla di halte Cililitan, Cawang Sentral, dan BNN LRT.
Koridor 8 hanya memiliki satu halte dengan fasilitas ini, yaitu Kebayoran.
Sementara di Koridor 9, mushalla tersedia di halte Cikoko, Pancoran, Semanggi, hingga Pluit.
Untuk Koridor 10, halte Plumpang menjadi salah satu titik yang telah dilengkapi fasilitas ibadah.
Koridor 11 menghadirkan mushalla di halte Pulo Gebang, Walikota Jakarta Timur, dan Stasiun Jatinegara.
Koridor 12 menyediakan fasilitas ini di halte Sunter Boulevard Barat.
Sedangkan Koridor 13 yang menghubungkan CBD Ciledug hingga Tendean memiliki mushalla di halte seperti Tegal Mampang, Pasar Santa, Cipulir, hingga CSW.
Terakhir, pada Koridor 14 rute Senen hingga JIS, mushalla dapat ditemukan di halte Jembatan Item, Danau Sunter, dan Kemayoran.
Dengan tersebarnya mushalla di berbagai titik, pengguna Transjakarta kini memiliki lebih banyak pilihan untuk beribadah tanpa mengganggu aktivitas perjalanan.
Inisiatif ini juga menjadi bukti bahwa transportasi publik tidak hanya soal mobilitas, tetapi juga tentang menghadirkan kenyamanan secara menyeluruh.
Di tengah hiruk-pikuk kota, kehadiran mushalla di halte menjadi oase kecil yang memberi ruang jeda bagi penumpang untuk mendekatkan diri secara spiritual.
Transjakarta pun menunjukkan bahwa pelayanan transportasi modern dapat berjalan beriringan dengan pemenuhan kebutuhan ibadah masyarakat.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







