Tradisi Keramas Massal di Sungai Cisadane Jadi Momen Sakral Warga Babakan Sambut Ramadhan

Akurat Banten - Ratusan warga Kelurahan Babakan, Kota Tangerang, kembali memadati bantaran Sungai Cisadane untuk mengikuti tradisi keramas massal menjelang datangnya bulan suci Ramadhan.
Tradisi tahunan ini digelar secara swadaya oleh masyarakat RW 01 dan RW 02 sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus persiapan spiritual sebelum menjalankan ibadah puasa.
Sejak pagi hari, warga dari berbagai usia mulai berdatangan membawa perlengkapan mandi sederhana, menciptakan suasana hangat yang sarat kebersamaan.
Bagi masyarakat setempat, ritual ini bukan sekadar membersihkan rambut di aliran sungai, melainkan simbol penyucian diri lahir dan batin.
Kepala Bidang Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang, Supendi, menegaskan bahwa tradisi tersebut telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas warga Babakan.
“Mereka kumpul bersama. Usai keramas bareng, mereka saling maaf-maafan dan mendoakan agar ibadah Ramadhan yang dijalani nanti berjalan lancar,” kata Supendi.
Ia menyebut kebiasaan ini sudah berlangsung puluhan tahun dan diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi.
Menurut Supendi, nilai yang terkandung di dalamnya jauh melampaui aktivitas mandi bersama di sungai.
“Ini adalah tradisi masyarakat Babakan yang sudah dilakukan puluhan tahun di bantaran Sungai Cisadane. Nilainya bukan hanya membersihkan badan, tetapi juga menyucikan hati dan mempererat silaturahmi menjelang Ramadhan,” ujarnya.
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata pun memberikan dukungan moral agar tradisi lokal seperti ini tetap lestari di tengah arus modernisasi.
Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi ruang pertemuan warga yang selama ini disibukkan oleh aktivitas masing-masing.
Tawa anak-anak berpadu dengan obrolan ringan para orang tua yang saling bertukar kabar, menghadirkan suasana yang akrab dan penuh kekeluargaan.
Sekretaris Camat Tangerang, Ahmad Taufik Hidayat, mengatakan partisipasi masyarakat selalu tinggi setiap tahunnya.
“Keramas bareng ini dilakukan untuk menyambut Ramadhan dengan keadaan bersih lahir dan batin. Ini juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat semakin rajin beribadah, berpuasa dan memperbanyak kegiatan keagamaan,” ujarnya.
Tradisi ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda tentang pentingnya menjaga nilai budaya dan memperkuat kebersamaan.
Para orang tua tidak hanya mengajak anak-anak ikut serta, tetapi juga menjelaskan makna di balik ritual tersebut.
Momentum ini sekaligus menjadi ajang saling memaafkan sebelum memasuki bulan yang penuh ampunan.
Setelah selesai keramas, warga biasanya berkumpul di tepi sungai untuk bersalaman dan saling mendoakan.
Baca Juga: BTN Sudah Biayai Hampir 6 Juta Rumah Sejak 1976 Pilar Utama Hunian Rakyat Indonesia
Suasana haru kerap terasa ketika satu per satu warga menyampaikan permohonan maaf dan harapan agar Ramadhan kali ini membawa keberkahan.
Di tengah perkembangan kota yang semakin pesat, keberadaan tradisi ini menjadi pengingat bahwa akar budaya tetap hidup di tengah masyarakat.
Keramas massal di Sungai Cisadane bukan hanya rutinitas tahunan, melainkan simbol persatuan dan kesiapan spiritual warga Babakan dalam menyambut bulan suci.
Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, tradisi ini diharapkan terus bertahan dan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 5Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 6Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 7Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 8Man City Dihantam Kasus Finansial, Steven Gerrard Angkat Suara: Bukan Degradasi, Hukuman Ini yang Harus Diterima!
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!










