Hindari Berangkat Pagi Buta, Jasa Marga Ingatkan Pemudik Atur Waktu Perjalanan Lebaran 2026

AKURAT BANTEN - Arus mudik Lebaran 2026 diprediksi kembali padat, terutama di ruas-ruas tol utama menuju berbagai daerah. Untuk mengantisipasi kepadatan berlebih, masyarakat diimbau tidak memulai perjalanan pada jam-jam favorit, khususnya antara pukul 07.00 hingga 10.00 pagi.
Corporate Communication & Community Development Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, mengatakan waktu tersebut kerap menjadi periode puncak keberangkatan pemudik di jalan tol. Akibatnya, lonjakan volume kendaraan sulit dihindari jika mayoritas masyarakat memilih jam yang sama.
Baca Juga: FIFA Series 2026 Digelar di GBK, Momen Debut John Herdman Bersama Timnas Indonesia
“Kami mengimbau masyarakat untuk menghindari waktu puncak tersebut, terutama pukul 07.00 sampai 10.00 pagi. Ini khususnya bagi pengguna jalan tol,” ujar Lisye usai kegiatan Mudik Roundtable 2026 di Kantor Google Jakarta bersama Google Indonesia dan Korlantas Polri, Kamis (12/2).
Menurutnya, pengaturan waktu keberangkatan menjadi salah satu kunci kelancaran arus mudik.
Pemudik disarankan memilih waktu alternatif seperti dini hari atau setelah siang hingga malam, guna mengurangi penumpukan kendaraan di gerbang tol maupun rest area.
Baca Juga: Indonesia Bakal Kirim 8.000 TNI ke Gaza, MUI Ingatkan Soal Risiko Politik dan Moral
Lisye juga menekankan pentingnya perencanaan perjalanan sebelum berangkat. Melalui aplikasi Travoy yang telah terintegrasi dengan Google Maps, pengguna dapat memantau kondisi lalu lintas secara real time sekaligus menghitung estimasi perjalanan.
“Melalui aplikasi Travoy, masyarakat bisa mengetahui rute perjalanan, tarif tol, gerbang tol yang akan dilalui, hingga perkiraan durasi tempuh. Jadi perencanaan bisa dilakukan sejak sebelum berangkat,” jelasnya.
Selain pengaturan waktu, kesiapan kendaraan dan kondisi fisik pengemudi juga menjadi perhatian. Jasa Marga mengingatkan pemudik untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima, mengisi saldo uang elektronik yang cukup, serta memanfaatkan rest area secara bijak agar tidak terjadi kepadatan berlebih.
Sementara itu, Kasubag Dalops Bag Ops Korlantas Polri AKBP Renaldi Oktavian menyebutkan bahwa pergerakan masyarakat saat mudik tahun ini diperkirakan tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Berdasarkan survei tahun lalu, jumlah pemudik mencapai sekitar 146 juta orang.
“Kalau pergerakan manusia berdasarkan survei tahun lalu kurang lebih sekitar 146 juta. Untuk tahun ini, perhitungannya sedang dimatangkan kembali oleh Kementerian Perhubungan,” kata Renaldi.
Dengan potensi mobilitas yang tetap tinggi, koordinasi antara operator jalan tol, kepolisian, dan kementerian terkait terus diperkuat.
Pemerintah berharap melalui sinergi teknologi dan pengaturan lalu lintas yang lebih terukur, perjalanan mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 10Bikin Guru Terharu, Celine dari Pontianak Dipercaya Bawa Baki Merah Putih di Istana







