Banten

Hindari Berangkat Pagi Buta, Jasa Marga Ingatkan Pemudik Atur Waktu Perjalanan Lebaran 2026

Varin VC | 12 Februari 2026, 15:52 WIB
Hindari Berangkat Pagi Buta, Jasa Marga Ingatkan Pemudik Atur Waktu Perjalanan Lebaran 2026

AKURAT BANTEN - Arus mudik Lebaran 2026 diprediksi kembali padat, terutama di ruas-ruas tol utama menuju berbagai daerah. Untuk mengantisipasi kepadatan berlebih, masyarakat diimbau tidak memulai perjalanan pada jam-jam favorit, khususnya antara pukul 07.00 hingga 10.00 pagi.

Corporate Communication & Community Development Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, mengatakan waktu tersebut kerap menjadi periode puncak keberangkatan pemudik di jalan tol. Akibatnya, lonjakan volume kendaraan sulit dihindari jika mayoritas masyarakat memilih jam yang sama.

Baca Juga: FIFA Series 2026 Digelar di GBK, Momen Debut John Herdman Bersama Timnas Indonesia

“Kami mengimbau masyarakat untuk menghindari waktu puncak tersebut, terutama pukul 07.00 sampai 10.00 pagi. Ini khususnya bagi pengguna jalan tol,” ujar Lisye usai kegiatan Mudik Roundtable 2026 di Kantor Google Jakarta bersama Google Indonesia dan Korlantas Polri, Kamis (12/2).

Menurutnya, pengaturan waktu keberangkatan menjadi salah satu kunci kelancaran arus mudik.

Pemudik disarankan memilih waktu alternatif seperti dini hari atau setelah siang hingga malam, guna mengurangi penumpukan kendaraan di gerbang tol maupun rest area.

Baca Juga: Indonesia Bakal Kirim 8.000 TNI ke Gaza, MUI Ingatkan Soal Risiko Politik dan Moral

Lisye juga menekankan pentingnya perencanaan perjalanan sebelum berangkat. Melalui aplikasi Travoy yang telah terintegrasi dengan Google Maps, pengguna dapat memantau kondisi lalu lintas secara real time sekaligus menghitung estimasi perjalanan.

“Melalui aplikasi Travoy, masyarakat bisa mengetahui rute perjalanan, tarif tol, gerbang tol yang akan dilalui, hingga perkiraan durasi tempuh. Jadi perencanaan bisa dilakukan sejak sebelum berangkat,” jelasnya.

Baca Juga: Hadapi Lonjakan Konsumsi Ramadan, Menteri ESDM Bahlil Jamin Pasokan BBM dan LPG Aman Jelang Lebaran 2026

Selain pengaturan waktu, kesiapan kendaraan dan kondisi fisik pengemudi juga menjadi perhatian. Jasa Marga mengingatkan pemudik untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima, mengisi saldo uang elektronik yang cukup, serta memanfaatkan rest area secara bijak agar tidak terjadi kepadatan berlebih.

Sementara itu, Kasubag Dalops Bag Ops Korlantas Polri AKBP Renaldi Oktavian menyebutkan bahwa pergerakan masyarakat saat mudik tahun ini diperkirakan tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Berdasarkan survei tahun lalu, jumlah pemudik mencapai sekitar 146 juta orang.

Baca Juga: 2 Orang Tewas, Polisi Duga KKB Batalion Kanibal Pimpinan Elkius Kobak Dalang Penembakan Pesawat Smart Air di Bandara Korowai Batu

“Kalau pergerakan manusia berdasarkan survei tahun lalu kurang lebih sekitar 146 juta. Untuk tahun ini, perhitungannya sedang dimatangkan kembali oleh Kementerian Perhubungan,” kata Renaldi.

Dengan potensi mobilitas yang tetap tinggi, koordinasi antara operator jalan tol, kepolisian, dan kementerian terkait terus diperkuat.

Pemerintah berharap melalui sinergi teknologi dan pengaturan lalu lintas yang lebih terukur, perjalanan mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Varin VC
Reporter
Varin VC
Varin VC
Editor
Varin VC