Jagakarsa Dimanfaatkan Komplotan Pencuri Truk Ekspedisi, Polisi Lakukan Perburuan Intensif

Akurat Banten - Aparat kepolisian tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku pencurian kendaraan operasional ekspedisi yang terjadi di kawasan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Peristiwa tersebut dilaporkan berlangsung di sebuah gudang ekspedisi yang beralamat di Jalan Joe, RT 04/RW 06.
Kejadian ini menambah daftar kasus pencurian kendaraan yang terjadi pada waktu rawan, khususnya menjelang waktu sahur saat aktivitas lingkungan cenderung sepi.
Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, mengungkapkan bahwa kendaraan yang hilang merupakan satu unit mobil operasional jenis Isuzu Traga Blind berwarna putih dengan nomor polisi B-9214-BCZ.
Baca Juga: Keberagaman Gen Z Saat Menunggu Buka Puasa pada Gelaran Imlek Festival 2577
"Diketahui terjadi pencurian satu unit mobil Isuzu Traga Blind warna putih dengan nomor polisi B-9214-BCZ," ujar Nurma.
Dari hasil penelusuran awal, diketahui bahwa sebelum kejadian terdapat dua karyawan yang berada di dalam gudang ekspedisi.
Namun situasi berubah ketika salah satu karyawan meninggalkan lokasi sekitar pukul 03.15 WIB untuk pulang dan menjalankan sahur.
Kondisi ini diduga dimanfaatkan oleh para pelaku yang telah mengincar lokasi tersebut sebelumnya.
Kendaraan yang menjadi target diketahui berada dalam kondisi tidak terkunci, bahkan kaca bagian sopir juga dalam keadaan terbuka.
Kelalaian tersebut diduga menjadi celah yang mempermudah aksi kejahatan dilakukan tanpa hambatan berarti.
Polisi menduga aksi ini dilakukan oleh empat orang pelaku yang telah berbagi peran secara terstruktur.
Menurut keterangan, para pelaku memasuki area gudang melalui gerbang depan yang saat itu tidak dalam keadaan terkunci.
"Diduga empat pelaku masuk ke dalam teras gudang ekspedisi melalui pintu gerbang karena gerbang tidak dikunci, kemudian dua orang pelaku masuk dan dua orang pelaku lainnya menunggu di atas motor," jelasnya.
Baca Juga: Warga Tangerang Diminta Waspada! BPBD Ingatkan Bahaya Korsleting hingga Petasan Saat Ramadan
Dua pelaku kemudian bergerak menuju kendaraan target dan membuka pintu menggunakan kunci palsu.
Setelah berhasil mengakses mobil tersebut, pelaku langsung membawa kabur kendaraan tanpa menimbulkan kecurigaan berarti di sekitar lokasi.
Aksi yang berlangsung dalam waktu singkat ini memperlihatkan bahwa pelaku diduga sudah memahami situasi dan kondisi tempat kejadian perkara.
Korban yang diketahui berinisial MZA (25) kemudian melaporkan insiden tersebut ke pihak kepolisian setempat.
Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Polsek Jagakarsa dengan mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Selain itu, polisi juga mulai mengumpulkan berbagai informasi penting guna mengungkap identitas para pelaku.
Sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi telah dimintai keterangan untuk memperkuat proses penyelidikan.
Tidak hanya itu, rekaman kamera pengawas atau CCTV di area sekitar juga turut dikumpulkan sebagai bahan analisis.
"Kami interogasi saksi-saksi dan meminta video rekaman kamera pengawas (CCTV) di TKP," kata Nurma.
Langkah ini diharapkan dapat membantu mengidentifikasi ciri-ciri pelaku serta kendaraan yang digunakan saat menjalankan aksi.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam menjaga keamanan kendaraan operasional.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa kelalaian kecil seperti tidak mengunci kendaraan dapat berujung pada kerugian besar.
Hingga saat ini, proses penyelidikan masih terus berlangsung dan polisi berkomitmen untuk segera mengungkap serta menangkap para pelaku.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










