Banten

Perang Memanas! Iran Balas Serangan AS dan Israel, Incar Pangkalan Militer di Arab Saudi, Qatar dan UEA

Cristina Malonda | 28 Februari 2026, 18:16 WIB
Perang Memanas! Iran Balas Serangan AS dan Israel, Incar Pangkalan Militer di Arab Saudi, Qatar dan UEA
Iran Balas Serangan AS dan Israel, Incar Pangkalan Militer di Arab Saudi, Qatar dan UEA (foto: ilustrasi/Istimewa)

AKURAT BANTEN - Perang di Timur Tengah tampak memasuki babak baru yang lebih luas setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel menyerang Iran pada Sabtu pagi waktu setempat (28/2/2026).

Serangan ini memicu balasan langsung dari Iran, yang tidak hanya menargetkan Israel, tetapi juga pangkalan militer AS di kawasan Teluk, termasuk Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait, dan Uni Emirat Arab.

Seperti dilaporkan Al Jazeera, ledakan terdengar di berbagai kota besar. Riyadh di Arab Saudi, serta Dubai dan Abu Dhabi di Uni Emirat Arab, mengalami guncangan akibat serangan rudal.

Baca Juga: Status Darurat! Israel Lakukan Serangan Rudal ke Iran, Sirene Peringatan Dibunyikan

Di Bahrain, misil Iran menghantam pangkalan Angkatan Laut AS di Jufair, menghasilkan kepulan asap yang terlihat dari Ibu Kota Manama.

Di Qatar, laporan dari Doha menyebutkan bunyi ledakan terdengar berulang kali. Kementerian Pertahanan Qatar mengonfirmasi berhasil mencegat beberapa rudal yang diluncurkan Iran, namun situasi tetap tegang.

Sementara itu, militer Iran mengklaim telah menembakkan rudal ke sejumlah kota di Israel sebagai balasan atas serangan sebelumnya.

Baca Juga: Berencana Sejak November, Berikut Pengakuan Pelaku Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau: Asah Sajam Sebelum ke Kampus

Israel dan AS Terus Melancarkan Serangan

Dalam waktu bersamaan, Israel dan AS tetap menargetkan lokasi strategis di Iran, termasuk pangkalan militer, gedung perkantoran, dan kediaman pejabat tinggi. Serangan ini menunjukkan eskalasi cepat konflik yang kini tidak lagi terbatas di satu negara.

Israel memulai serangan dengan menargetkan ibu kota Teheran. Media Iran melaporkan beberapa rudal menghancurkan jalan-jalan di daerah Jomhouri dan sekitarnya.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengonfirmasi serangan tersebut sebagai langkah pendahuluan.

Baca Juga: Telusuri Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, KPK Temukan Uang 5,19 Miliar di Safe House Ciputat Tangerang Selatan

"Israel telah melancarkan serangan pendahuluan terhadap Iran untuk menghilangkan ancaman terhadap Israel," ujar Katz, dikutip Times of Israel.

Bentrokan ini disertai ledakan keras dan kepulan asap tebal di langit Teheran bagian pusat dan timur, seperti dilaporkan AFP.

Kantor berita Iran, Fars, menyebutkan bahwa beberapa rudal menghantam Jalan Universitas dan daerah Jomhouri, menyebabkan kerusakan infrastruktur dan menimbulkan kepanikan warga.

Baca Juga: Israel Ogah Bayar Iuran, Kemenlu RI Dorong Mandat Board of Peace Tetap Jalan

Eskalasi ini meningkatkan kekhawatiran komunitas internasional terkait stabilitas kawasan Teluk. Serangan lintas negara seperti ini berpotensi memicu krisis kemanusiaan, gangguan ekonomi global, dan risiko konflik yang lebih luas di Timur Tengah.

Para pengamat internasional memperingatkan bahwa ketegangan ini bisa memengaruhi pasokan energi dunia, mengingat pentingnya kawasan Teluk bagi distribusi minyak dan gas global. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.