HEBOH! Warga Temukan Granat dan Mortir di Sungai Curug Wetan Tangerang, Tim Gegana Evakuasi dan Selidiki Asal-Usulnya

AKURAT BANTEN - Penemuan alat peledak mengejutkan terjadi di Desa Curug Wetan, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten. Beberapa benda berbahaya ditemukan mengapung di aliran sungai setempat.
Benda yang ditemukan meliputi dua granat nanas, empat mortir, delapan bongkah TNT, dan dua proyektil. Temuan ini langsung mengundang perhatian aparat kepolisian dan TNI.
Kapolsek Curug, Kompol Kresna Adjie, mengungkapkan bahwa kondisi alat peledak tersebut masih dalam pendalaman tim Gegana untuk memastikan apakah dalam keadaan aktif atau tidak.
“Benar ditemukan di sungai. Untuk kondisi aktif atau tidaknya, itu masih dalam pendalaman oleh Tim Gegana,” jelasnya, Rabu (15/10/2025).
Kresna menambahkan, pihak kepolisian masih menyelidiki asal-usul alat peledak tersebut. Proses ini penting untuk memastikan apakah benda itu merupakan sisa peninggalan perang, atau terkait aktivitas ilegal lainnya.
Penemuan itu bermula saat seorang warga tengah melakukan kegiatan “magnet fishing” untuk mencari barang rongsokan di sungai. Warga tersebut lantas melaporkan temuan granat dan mortir ke pihak berwenang, yang segera menindaklanjuti laporan itu.
Tim gabungan Polisi dan TNI langsung mengamankan lokasi dan melakukan penyisiran sepanjang aliran sungai. Area di sekitar lokasi pun disterilkan dengan garis polisi sejauh 500 meter untuk menjamin keselamatan warga dan petugas.
Baca Juga: Modus Transaksi COD Berujung Penyekapan: Korban Disiksa, 3 Pelaku Dibekuk Polisi
Evakuasi dilakukan secara hati-hati oleh tim Gegana dengan prosedur keamanan maksimal, mengingat potensi ledakan yang sangat berbahaya. Warga diminta menjauh dari lokasi dan tidak mencoba memindahkan benda-benda tersebut sendiri.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar melaporkan setiap temuan serupa ke aparat terdekat. Hal ini untuk mencegah risiko kecelakaan akibat peledak aktif yang bisa membahayakan nyawa.
Kresna menekankan, penyelidikan mendalam akan dilakukan untuk melacak pihak atau kelompok yang mungkin bertanggung jawab atas penempatan alat peledak tersebut di sungai. Tim kepolisian berkomitmen menindak tegas jika ada indikasi pelanggaran hukum.
Penemuan ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap sisa-sisa alat peledak yang masih ada di lingkungan sekitar, terutama di wilayah yang dekat aliran sungai atau lokasi terbengkalai. Aparat keamanan menegaskan prosedur evakuasi dan penyisiran akan terus dilakukan hingga area benar-benar aman.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










