Banten

HARI MINGGU di Kertanegara: Presiden Prabowo Tak Kenal 'Tanggal Merah', Kebut SDM Unggul Berbasis STEM!

Saeful Anwar | 19 Oktober 2025, 22:14 WIB
HARI MINGGU di Kertanegara: Presiden Prabowo Tak Kenal 'Tanggal Merah', Kebut SDM Unggul Berbasis STEM!

AKURAT BANTEN – Di saat sebagian besar warga menikmati akhir pekan, kediaman pribadi Presiden RI, Prabowo Subianto, di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, justru menjadi pusat kegiatan penting Kabinet Merah Putih.

Presiden Prabowo kembali menunjukkan tradisi kerjanya yang tanpa jeda, memanggil sejumlah menteri untuk menggelar rapat terbatas (ratas) pada Minggu sore (19/10).

Fokus utama rapat kali ini sangat tajam dan strategis: pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul melalui Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).

Baca Juga: Sachrudin Cetak Sejarah, Terpilih Tiga Kali Berturut-turut Pimpin Golkar Kota Tangerang

Menteri Berdatangan di Hari Libur: Sinyal Urgensi Program Prioritas

Pemandangan sejumlah menteri yang berdatangan ke Kertanegara IV, meski kalender menunjukkan hari libur, menegaskan betapa mendesaknya agenda yang dibahas.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia terlihat menjadi yang pertama tiba, disusul oleh Mendikti Saintek Brian Yuliarto—sosok kunci dalam pembahasan STEM. Tidak ketinggalan, pilar pertahanan negara, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala BIN Mohammad Herindra, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subianto, turut hadir.

Rapat ditutup dengan kedatangan Mensesneg Prasetyo Hadi, yang kemudian mengonfirmasi agenda tersebut.

"Direncanakan ada (rapat) seperti biasa selama ini," ujar Mensesneg Prasetyo Hadi, yang kemudian menjelaskan bahwa rapat ini secara spesifik akan membahas tindak lanjut penyiapan SDM di bidang STEM.

Baca Juga: BLT Rp31,5 Triliun Meluncur ke 140 Juta Jiwa, Mensos Ingatkan: Jangan Sampai Dibelikan Chip Judi Online!

Tradisi 'Tanpa Tanggal Merah': Etos Kerja Kunci Kabinet Merah Putih

Urgensi rapat di hari Minggu ini bukan tanpa alasan. Hal ini selaras dengan etos kerja Presiden Prabowo yang dikenal tak mengenal tanggal merah.

"Bapak Presiden Prabowo ini mempunyai tradisi, bekerja tanpa mengenal tanggal merah," ungkap Menteri Bahlil Lahadalia usai pertemuan.

Menurut Bahlil, bagi Presiden, semua hari adalah tanggal kerja. Para menteri sebagai pembantu presiden harus selalu siap dipanggil setiap saat, "Harus siap untuk menyiapkan materi baik diminta maupun tidak diminta."

Bahlil sendiri melaporkan dua isu krusial di sektor ESDM: izin usaha pertambangan (IUP) bagi koperasi dan UMKM, serta kebijakan bensin yang kini wajib dicampur etanol 10 persen.

Baca Juga: SKANDAL TRILIUNAN: Pejabat Pertamina Main Mata dengan Harga Solar, Negara Rugi Rp9,41 T!

STEM: Kunci Swasembada Nasional

Perhatian khusus Presiden Prabowo pada STEM menegaskan komitmennya untuk menggenjot fondasi masa depan bangsa. Ini bukanlah kali pertama. Sebelumnya, ratas dengan topik yang sama juga sudah digelar.

Mensesneg Prasetyo Hadi membeberkan bahwa mandat kepada Mendikti Saintek Brian Yuliarto sangat ambisius:

  • Menyiapkan SDM Unggul di bidang STEM.
  • Mempercepat riset-riset strategis untuk mendukung swasembada nasional.

Fokus penelitian mencakup teknologi bibit unggul untuk ketahanan pangan, inovasi energi baru dan terbarukan, serta yang tak kalah penting, pengembangan teknologi pengolahan mineral dan turunannya yang melimpah dari kekayaan alam Indonesia.

Aktivitas tinggi di hari libur ini mengirimkan pesan tegas: percepatan pembangunan SDM di bidang sains dan teknologi adalah prioritas nasional yang tak bisa ditunda.

Di bawah komando Presiden Prabowo, Kabinet Merah Putih bergerak dengan kecepatan penuh, memastikan Indonesia siap bersaing di panggung global dengan bekal ilmu pengetahuan dan teknologi terkini (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman