HARI MINGGU di Kertanegara: Presiden Prabowo Tak Kenal 'Tanggal Merah', Kebut SDM Unggul Berbasis STEM!

AKURAT BANTEN – Di saat sebagian besar warga menikmati akhir pekan, kediaman pribadi Presiden RI, Prabowo Subianto, di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, justru menjadi pusat kegiatan penting Kabinet Merah Putih.
Presiden Prabowo kembali menunjukkan tradisi kerjanya yang tanpa jeda, memanggil sejumlah menteri untuk menggelar rapat terbatas (ratas) pada Minggu sore (19/10).
Fokus utama rapat kali ini sangat tajam dan strategis: pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul melalui Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).
Baca Juga: Sachrudin Cetak Sejarah, Terpilih Tiga Kali Berturut-turut Pimpin Golkar Kota Tangerang
Menteri Berdatangan di Hari Libur: Sinyal Urgensi Program Prioritas
Pemandangan sejumlah menteri yang berdatangan ke Kertanegara IV, meski kalender menunjukkan hari libur, menegaskan betapa mendesaknya agenda yang dibahas.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia terlihat menjadi yang pertama tiba, disusul oleh Mendikti Saintek Brian Yuliarto—sosok kunci dalam pembahasan STEM. Tidak ketinggalan, pilar pertahanan negara, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Kepala BIN Mohammad Herindra, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subianto, turut hadir.
Rapat ditutup dengan kedatangan Mensesneg Prasetyo Hadi, yang kemudian mengonfirmasi agenda tersebut.
"Direncanakan ada (rapat) seperti biasa selama ini," ujar Mensesneg Prasetyo Hadi, yang kemudian menjelaskan bahwa rapat ini secara spesifik akan membahas tindak lanjut penyiapan SDM di bidang STEM.
Tradisi 'Tanpa Tanggal Merah': Etos Kerja Kunci Kabinet Merah Putih
Urgensi rapat di hari Minggu ini bukan tanpa alasan. Hal ini selaras dengan etos kerja Presiden Prabowo yang dikenal tak mengenal tanggal merah.
"Bapak Presiden Prabowo ini mempunyai tradisi, bekerja tanpa mengenal tanggal merah," ungkap Menteri Bahlil Lahadalia usai pertemuan.
Menurut Bahlil, bagi Presiden, semua hari adalah tanggal kerja. Para menteri sebagai pembantu presiden harus selalu siap dipanggil setiap saat, "Harus siap untuk menyiapkan materi baik diminta maupun tidak diminta."
Bahlil sendiri melaporkan dua isu krusial di sektor ESDM: izin usaha pertambangan (IUP) bagi koperasi dan UMKM, serta kebijakan bensin yang kini wajib dicampur etanol 10 persen.
Baca Juga: SKANDAL TRILIUNAN: Pejabat Pertamina Main Mata dengan Harga Solar, Negara Rugi Rp9,41 T!
STEM: Kunci Swasembada Nasional
Perhatian khusus Presiden Prabowo pada STEM menegaskan komitmennya untuk menggenjot fondasi masa depan bangsa. Ini bukanlah kali pertama. Sebelumnya, ratas dengan topik yang sama juga sudah digelar.
Mensesneg Prasetyo Hadi membeberkan bahwa mandat kepada Mendikti Saintek Brian Yuliarto sangat ambisius:
- Menyiapkan SDM Unggul di bidang STEM.
- Mempercepat riset-riset strategis untuk mendukung swasembada nasional.
Fokus penelitian mencakup teknologi bibit unggul untuk ketahanan pangan, inovasi energi baru dan terbarukan, serta yang tak kalah penting, pengembangan teknologi pengolahan mineral dan turunannya yang melimpah dari kekayaan alam Indonesia.
Aktivitas tinggi di hari libur ini mengirimkan pesan tegas: percepatan pembangunan SDM di bidang sains dan teknologi adalah prioritas nasional yang tak bisa ditunda.
Di bawah komando Presiden Prabowo, Kabinet Merah Putih bergerak dengan kecepatan penuh, memastikan Indonesia siap bersaing di panggung global dengan bekal ilmu pengetahuan dan teknologi terkini (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Tiga Kartu Merah dan Dua Gol, Meksiko Buka Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan
- 10Prediksi Australia vs Turki: Adu Generasi Baru di Laga Pembuka Grup D








