DPRD Lebak Gelar Rakor Penyaluran MBG Selama Ramadan

AKURAT BANTEN, LEBAK – DPRD Kabupaten Lebak menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) di ruang rapat DPRD, Jumat 13 Februari 2026. Pertemuan itu difokuskan untuk mematangkan persiapan penyaluran MBG menjelang dan selama Bulan Ramadan.
Rakor tersebut dihadiri Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Lebak, serta jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak. Pembahasan menitikberatkan pada kesiapan menu hingga mekanisme distribusi makanan bergizi saat Ramadan.
Ketua DPRD Kabupaten Lebak, Juwita Wulandari, mengatakan rakor digelar untuk memastikan seluruh pihak memahami peran dan tanggung jawab masing-masing. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci agar program berjalan optimal.
Baca Juga: Presiden Prabowo Ungkap Indonesia Bakal Keluar dari Board of Peace Jika Tak Bantu Palestina
"Rapat koordinasi ini bertujuan untuk mempersiapkan sekaligus mengetahui secara detail mekanisme penyaluran MBG, baik menjelang maupun selama Bulan Ramadan di Kabupaten Lebak," kata Juwita kepada Akurat Banten, di ruang rapat pada kegiatan Rakor
Juwita menilai, koordinasi yang matang akan meminimalisir kendala teknis di lapangan. Apalagi, MBG merupakan program nasional yang menyasar penerima manfaat secara luas, termasuk pelajar di berbagai wilayah Lebak.
Sementara itu, Amir Hamzah Wakil Bupati Lebak menyampaikan, saat ini sudah ada 70 dapur MBG yang beroperasi. Dapur-dapur tersebut melayani distribusi makanan bergizi ke sejumlah titik penerima manfaat.
Baca Juga: Tabrakan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang, Dua Orang Tewas dan Empat Luka Berat
Daripada itu, sekitar 80 dapur lainnya tengah dipersiapkan untuk segera beroperasi. Pemerintah daerah terus mendorong percepatan agar layanan semakin merata.
"Jumlah tersebut merupakan bagian dari total rencana 270 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Lebak," jelasnya.
Ia berharap, dengan bertambahnya jumlah dapur aktif, cakupan MBG selama Ramadan dapat menjangkau seluruh kecamatan. Pemerintah ingin memastikan tidak ada wilayah yang terlewat dari layanan tersebut.
Baca Juga: Mudik Gratis ke Kepulauan Seribu Dibuka Pemprov DKI Jakarta, Warga Bisa Pulang Kampung Tanpa Biaya
“Harapan kami, penyaluran MBG di bulan Ramadan bisa menyeluruh di Lebak, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ucap Amir.
Asep royani, Koordinator Wilayah SPPG, menyebutkan teknis penyaluran MBG saat Ramadan masih dibahas bersama BGN. Penyesuaian mekanisme diperlukan agar tetap selaras dengan aktivitas puasa.
"Pihaknya,saat ini masih menunggu arahan dan sosialisasi lebih lanjut dari Badan Gizi Nasional terkait teknis penyaluran MBG di bulan puasa. Tentunya MBG akan kami salurkan selama Ramadan," papar Asep.
Melalui rakor tersebut, implementasi MBG tetap berjalan lancar selama Ramadan. Penyaluran diupayakan tetap memperhatikan nilai gizi sekaligus menyesuaikan waktu konsumsi bagi para penerima manfaat," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










