Banten

Dunia Bergetar! Garda Revolusi Iran Bersumpah Kejar Netanyahu 'Sampai ke Ujung Dunia' Akan Bunuh! Jika Masih Hidup

Abdurahman | 15 Maret 2026, 20:50 WIB
Dunia Bergetar! Garda Revolusi Iran Bersumpah Kejar Netanyahu 'Sampai ke Ujung Dunia' Akan Bunuh! Jika Masih Hidup
PM Israel (Foto: Reuters)

AKURAT BANTEN– Genderang perang total di Timur Tengah resmi ditabuh dengan nada yang lebih mengerikan. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) baru saja mengeluarkan pernyataan yang membuat peta geopolitik global berguncang hebat: Mereka bersumpah akan memburu Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, ke mana pun ia pergi.

Pernyataan ini bukan sekadar ancaman diplomatik biasa. Ini adalah maklumat kematian yang dikeluarkan secara terbuka oleh salah satu kekuatan militer paling berpengaruh di kawasan Teluk.

Baca Juga: Iran Tutup Jalur Minyak Dunia, Trump Tegaskan Banyak Negara Siap Amankan Selat Hormuz

"Sampai ke Ujung Dunia"

Dalam pernyataan resminya, petinggi IRGC menegaskan bahwa Benjamin Netanyahu telah melampaui batas yang bisa ditoleransi.

Iran bersumpah tidak akan berhenti sebelum "keadilan ditegakkan" atas tindakan Israel yang terus menggempur kedaulatan Teheran.

"Selama sosok itu (Netanyahu) masih bernapas, ia tidak akan pernah merasa aman. Kami akan mengejarnya sampai ke ujung dunia," tegas juru bicara militer Iran dalam sebuah siaran yang disiarkan secara masif di wilayah Timur Tengah.

Ancaman ini muncul sebagai serangan balik verbal setelah Netanyahu sebelumnya menyatakan tidak ada jaminan keamanan bagi para pemimpin tertinggi Iran, termasuk pemimpin baru Ayatollah Mojtaba Khamenei.

Baca Juga: Kondisi Mojtaba Khamenei Disebut Terluka Parah oleh AS, Iran: Pemimpin Kami Baik-Baik Saja

Eskalasi di Ambang Titik Didih

Hubungan kedua negara ini memang berada di titik nadir setelah serangkaian serangan udara Israel yang menargetkan fasilitas vital di Iran. Berikut adalah beberapa poin pemicu yang membuat situasi kian tak terkendali:

Pernyataan Provokatif Netanyahu: Secara terbuka menyebut rezim Iran akan segera tumbang dan tidak memberikan jaminan keselamatan bagi pemimpin Teheran.

Operasi Khusus IRGC: Pengumuman pencarian Netanyahu menandakan Iran kini mengalihkan fokus dari perang terbuka menjadi target personal terhadap pemimpin tertinggi lawan.

Ketegangan di Perbatasan: Bersamaan dengan ancaman ini, sirene peringatan udara di berbagai kota besar Israel terus meraung akibat ancaman drone dan rudal.

Baca Juga: Ramai Rumor Kematian PM Israel, Iran Ancam Bakal Buru Netanyahu Jika Masih Hidup

Akankah Ini Memicu Perang Dunia III?

Analis internasional memperingatkan bahwa jika IRGC benar-benar meluncurkan operasi khusus untuk menghabisi kepala pemerintahan aktif, maka Perang Dunia III bukan lagi sekadar prediksi di atas kertas. Amerika Serikat sebagai sekutu abadi Israel dipastikan tidak akan tinggal diam jika pemimpin mitranya menjadi target pembunuhan.

Dunia kini menanti, apakah ini hanya perang urat saraf (psywar) untuk menekan mental rakyat Israel, ataukah Iran memang sudah menyiapkan unit khusus untuk menyusup ke jantung pertahanan Yerusalem?

Baca Juga: Teka-teki Hilangnya PM Israel Saat Dewan Militer Berkumpul, Benarkah Tewas Terjangkau Rudal Iran?

Respons Israel: "Kami Siap Menghadapi Segalanya"

Dari pihak Yerusalem, Netanyahu tampak tidak gentar. Ia justru kembali menegaskan bahwa militer Israel (IDF) akan terus melakukan tekanan maksimum hingga ancaman dari Teheran benar-benar lenyap dari peta bumi.

Ketegangan yang terjadi di bulan Maret 2026 ini tercatat sebagai salah satu momen paling berbahaya bagi perdamaian dunia sejak berakhirnya Perang Dingin.(**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman