Banten

Sudah Diambang Pintu! Ini Jadwal Sidang Isbat dan Prediksi Lebaran Idul Fitri 2026 Menurut Ahli

Abdurahman | 18 Maret 2026, 07:15 WIB
Sudah Diambang Pintu! Ini Jadwal Sidang Isbat dan Prediksi Lebaran Idul Fitri 2026 Menurut Ahli
Ilustrasi Saat Tim Ahli Memantau Hilal Menggunakan Teleskop Profesional Di Bawah Langit Senja (Istimewa)

AKURAT BANTEN– Gema takbir Idul Fitri 1447 Hijriah sudah mulai terasa. Masyarakat Indonesia kini tengah menanti kepastian kapan tepatnya Lebaran 2026 akan dirayakan.

Apakah akan ada perbedaan tanggal, ataukah kita akan merayakannya secara serentak?

Berdasarkan data astronomi terbaru dan kriteria yang ditetapkan pemerintah, berikut adalah ulasan lengkap mengenai jadwal Sidang Isbat serta prediksi para ahli mengenai penetapan 1 Syawal 1447 H.

Baca Juga: Dinkes Kabupaten Tangerang Dirikan 12 Posko Kesehatan untuk Layani Pemudik Lebaran

Kapan Sidang Isbat 2026 Digelar?

Kementerian Agama (Kemenag) RI dijadwalkan akan menggelar Sidang Isbat penentuan 1 Syawal 1447 H pada Kamis, 19 Maret 2026.

Acara ini akan dilangsungkan di Auditoriun HM Rasjidi Kemenag, Jakarta, dengan melibatkan pakar astronomi, perwakilan organisasi masyarakat (Ormas) Islam seperti NU dan Muhammadiyah, serta duta besar negara sahabat.

Baca Juga: Bikin Kaget! Temuan 30.000 Ton Emas Banten, Nilainya Triliunan Mengapa Baru Sekarang Terungkap?

Data Astronomi: Posisi Hilal di Titik Kritis

Mengapa penentuan tahun ini menjadi sangat menarik? Para ahli menyoroti posisi hilal yang berada di angka "keramat" menurut kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

Berdasarkan data hisab:

Ketinggian Hilal: Di seluruh wilayah Indonesia, posisi hilal pada petang hari Kamis (19/3) berada di rentang 0 derajat 54 menit hingga 3 derajat 7 menit.

Baca Juga: Akhirnya Lebaran Bisa Bareng? Peluang NU dan Muhammadiyah Lebaran Bareng dan Rayakan Idul Fitri di Hari yang Sama

Sudut Elongasi: Berada di kisaran 4,8 hingga 6,3 derajat.

Sebagai informasi, pemerintah menggunakan syarat minimal tinggi hilal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat untuk menetapkan masuknya bulan baru.

Karena posisi hilal masih sangat rendah dan berada di ambang batas bawah, peluang hilal sulit terlihat (rukyat) cukup besar.

Baca Juga: Klarifikasi PT Taspen: Benarkah Gaji Pensiunan PNS 2026 Naik Lagi?

Prediksi Ahli: Potensi Puasa Genap 30 Hari

Sejumlah pakar astronomi memprediksi adanya potensi Istikmal, yaitu penggenapan bulan Ramadan menjadi 30 hari.

Jika pada saat pemantauan (rukyatul hilal) di 117 titik di Indonesia hilal tidak berhasil terlihat karena posisinya yang terlalu rendah atau faktor cuaca, maka pemerintah kemungkinan besar akan menetapkan:

1 Syawal 1447 H (Idul Fitri) jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Namun, perlu diingat bahwa PP Muhammadiyah telah mengumumkan melalui metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal bahwa Idul Fitri 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Baca Juga: Asli atau Palsu? Video Netanyahu Santai di Kafe Jadi Perdebatan: Pakar AI Sebut Ini 'Deepfake 100 Persen'

Jadwal Libur Lebaran: Siapkan Rencana Mudik Anda!

Meskipun ada potensi perbedaan, pemerintah telah mengatur tanggal merah untuk memberikan kepastian bagi masyarakat yang ingin mudik:

  • 20 Maret 2026: Cuti Bersama Idul Fitri 1447 H.

  • 21 - 22 Maret 2026: Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

  • 23 - 24 Maret 2026: Cuti Bersama Idul Fitri 1447 H.

Baca Juga: Asli atau Palsu? Video Netanyahu Santai di Kafe Jadi Perdebatan: Pakar AI Sebut Ini 'Deepfake 100 Persen'

Keputusan akhir tetap berada di tangan pemerintah melalui pengumuman Menteri Agama pasca Sidang Isbat.

Apapun hasilnya, semangat kemenangan Idul Fitri diharapkan tetap menyatukan seluruh umat Islam di tanah air. (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman