Geger Video Pria Joget Pamer Untung Makan Bergizi Gratis, Netizen Murka: 'Jangan Sunat Gizi Anak Demi Konten!'

"Sebuah video pria berjoget pamer keuntungan Rp 6 juta per hari dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendadak viral dan memicu amarah netizen. Di tengah upaya pemerintah menekan stunting, aksi 'spill cuan' ini dianggap tidak etis. Benarkah margin keuntungan sebesar itu mengorbankan kualitas gizi anak-anak? Simak kontroversinya!"
AKURAT BANTEN – Jagat media sosial kembali diguncang kontroversi. Kali ini, sebuah video pendek memperlihatkan seorang pria yang tampak sangat gembira, berjoget sembari menyertakan tulisan klaim keuntungan fantastis dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tidak main-main, angka Rp 6 juta per hari disebut sebagai profit yang ia kantongi.
Bukannya mendapat apresiasi sebagai pengusaha sukses, pria tersebut justru panen hujatan.
Netizen menilai aksi tersebut sangat tidak peka terhadap esensi program nasional yang sedang diperjuangkan pemerintah.
Baca Juga: Siswa Masuk Sekolah Kapan? Ini Jadwal Resmi Usai Libur Lebaran 2026 yang Wajib Dicatat Orang Tua
Aksi 'Overacting' yang Memancing Amarah
Dalam video yang beredar luas di platform TikTok dan Instagram tersebut, sang pria menunjukkan ekspresi kemenangan dengan latar belakang tumpukan kotak makanan.
Narasi yang dibangun seolah-olah program MBG adalah "ladang emas" baru bagi para pengusaha katering.
Namun, bagi publik, cara penyampaian yang dianggap overacting ini memicu kekhawatiran besar. Kalimat-kalimat bernada miring pun membanjiri kolom komentar:
"Kalau untungnya 6 juta sehari, itu ayamnya ukuran berapa gram? Sayurnya seberapa banyak?" tulis salah satu netizen.
"Jangan sampai hak gizi anak-anak 'disunat' demi konten pamer saldo!" timpal warga net lainnya.
Kualitas vs Profit: Dilema Program MBG
Program Makan Bergizi Gratis adalah pilar utama pemerintah untuk menciptakan generasi emas 2045 dan memutus rantai stunting. Setiap rupiah yang dialokasikan seharusnya dikonversi menjadi nutrisi maksimal bagi siswa.
Munculnya klaim keuntungan Rp 6 juta per hari dari satu titik penyedia jasa menimbulkan tanda tanya besar bagi para ahli:
Margin Keuntungan: Jika satu vendor bisa meraup Rp 6 juta bersih dalam sehari, berapa besar potongan biaya produksi yang dilakukan?
Standar Nutrisi: Apakah pengawasan di lapangan sudah cukup ketat untuk memastikan vendor tidak "bermain" di kualitas bahan baku demi mengejar margin besar?
Edukasi Bisnis yang Salah Sasaran
Meskipun ada kemungkinan pria tersebut berniat memberikan motivasi bisnis bagi UMKM, namun momentum dan caranya dianggap sangat keliru.
Di saat rakyat sedang mengawasi ketat implementasi program ini, pamer kemewahan dari dana publik adalah langkah yang sangat berisiko bagi citra sang pengusaha itu sendiri.
Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait mengenai kebenaran angka yang diklaim pria tersebut.
Namun, viralnya video ini menjadi "alarm" keras bagi pemerintah untuk memperketat pengawasan terhadap para vendor katering pelaksana program MBG di seluruh Indonesia.
Catatan Redaksi: Keberhasilan program nasional bukan diukur dari seberapa besar keuntungan penyedia jasa, melainkan dari seberapa sehat dan cerdas anak-anak Indonesia di masa depan.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










