Banten

Keluhan Bansos Menguat, Warga Neglasari Tulis Pesan Terbuka untuk Wali Kota Tangerang

Irsyad Mohammad | 19 November 2025, 13:58 WIB
Keluhan Bansos Menguat, Warga Neglasari Tulis Pesan Terbuka untuk Wali Kota Tangerang

AKURAT BANTEN - Seorang warga lanjut usia di Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, menyampaikan keluhannya terkait distribusi bantuan sosial (bansos) yang dinilai tidak merata melalui sebuah pesan melalui media untuk ditujukan kepada Wali Kota Tangerang, H. Sahrudin.

Pria bernama Fahrurrozy, warga Selapajang Jaya RT 04 RW 04, mengungkapkan kekecewaannya melalui surat tersebut karena tak pernah mendapatkan bansos meski telah berkali-kali disurvei.

Fahrurrozy, yang kini berusia 74 tahun dan tengah berjuang melawan penyakit stroke, mengatakan ia tak lagi mampu melakukan aktivitas seperti dahulu.

Baca Juga: Setahun Laporan Berjalan, Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Kosambi Tangerang Masih Mandek di Kepolisian

Ia menyampaikan bahwa selama kondisi kesehatannya masih memungkinkan, ia pernah diminta membantu pemerintahan, termasuk menjadi pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) selama dua periode.

Namun, di tengah keterbatasannya saat ini, ia mengaku merasa cemburu melihat warga lain menerima berbagai bantuan sosial, termasuk bantuan lanjut usia. Ia menilai, sebagian penerima justru masih tergolong mampu secara ekonomi.

"Setiap ada pembagian bantuan sosial apa pun bentuknya, saya hanya bisa melihat mereka ramai-ramai dapat bantuan. Bahkan tidak sedikit yang masih bekerja dan lebih berada (kaya). Sementara saya berkali-kali disurvei dan dimintai data, tapi panggilan untuk menerima bansos tak pernah datang," keluhnya dalam surat tersebut.

Baca Juga: HEBOH! Patung Bung Karno di Alun-Alun Indramayu ‘Patah Leher’ Diterpa Angin Kencang, Ternyata Ini Penyebabnya!

Fahrurrozy mengatakan satu-satunya bantuan yang bisa ia rasakan hanyalah beras bansos yang ia beli dari tetangga seharga Rp70 ribu per 10 kilogram.

Ia terpaksa menjual karena tidak terbiasa mengonsumsi beras kualitas bansos.
Ia berharap curahan hatinya dapat menjadi perhatian pemerintah dan pihak berwenang agar penyaluran bantuan sosial lebih tepat sasaran serta memperhatikan warga lansia dan rentan yang benar-benar membutuhkan.

"Namun saya bersyukur dengan adanya bansos (beras) saya dapat ikut merasakan meskipun harus membeli beras sembako 70 RB (1 karung 10 kg) dari tetangga yang menjual bagiannya. Karena tidak biasa mengkonsumsi beras sembako," jelasnya dalam surat tersebut.

Baca Juga: Yesaya Saudale Resmi Merapat ke Tangerang Hawks, Siap Rebut Peran Besar di IBL 2026

"Demikian curahan hati saya, semoga menjadi renungan bagi semua yg berkompeten dalam hal diatas," tandasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.