Data Bansos Harus Diperbarui, DPR Ingatkan Risiko Salah Sasaran hingga Dana Tidak Tersalurkan

AKURAT BANTEN - Anggota Komisi VIII DPR RI menyoroti pentingnya proses verifikasi dan validasi data penerima bantuan sosial (bansos) agar penyalurannya benar-benar tepat sasaran, terutama di tengah kondisi ekonomi yang menekan daya beli masyarakat.
Selly Andriany Gantina menyampaikan bahwa bansos menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, pendataan harus dilakukan secara cermat agar bantuan tidak menumpuk pada penerima yang sama atau bahkan tidak tersalurkan dengan optimal.
Ia juga mengingatkan bahwa proses verifikasi sebaiknya tidak dipisahkan dari penyaluran bansos.
Baca Juga: Terungkap Kondisi Andrie Yunus di RSCM Masih Kritis, Komnas HAM Beberkan Fakta Mengejutkan
Menurutnya, pemisahan tersebut berisiko menimbulkan ketidaktepatan sasaran hingga menghambat pencairan bantuan.
Selain itu, peran Kementerian Sosial dinilai perlu diperkuat, termasuk Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin) serta pendamping di lapangan, agar memiliki kewenangan lebih dalam memastikan keakuratan data penerima.
Selly turut mendorong partisipasi masyarakat dalam memperbarui data penerima bansos agar prosesnya lebih transparan dan akuntabel.
Ia menegaskan, bantuan sosial tidak hanya soal penyaluran, tetapi juga memastikan bantuan diterima oleh mereka yang benar-benar membutuhkan.
Baca Juga: Kelangkaan BBM di SPBU Swasta, Stok Vivo Menipis dan Shell Kehabisan Pasokan
Pemerintah sendiri terus menyalurkan bansos sebagai langkah menjaga daya beli masyarakat di tengah tantangan ekonomi yang ada.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8Viral! Antrean Makan Bergizi Gratis di SMK Kebumen Berujung Aksi Duel Mencekam, Korban Diseret ke Lahan Kosong, Ini Kronologinya
- 9Rodri Tiba di Barcelona, Sang Ballon d'Or Langsung Ungkap Mimpi Besarnya Bersama Blaugrana
- 10Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas





