Banten

Rudal Murah Iran Hancurkan Pesawat ‘Spy’ AS Senilai Rp4,6 T di Pangkalan Udara Pangeran Sultan, Arab Saudi

Taufikurahman, M.Si | 29 Maret 2026, 21:23 WIB
Rudal Murah Iran Hancurkan Pesawat ‘Spy’ AS Senilai Rp4,6 T di Pangkalan Udara Pangeran Sultan, Arab Saudi
Pesawat ‘Spy’ AS Senilai Rp4,6 T Hancur Lebur Kena Rudal Iran di Arab Saudi (foto: X defendthefield)

AKURAT BANTEN - Pesawat komando milik Amerika Serikat, Boeing E-3 Sentry AWACS, dilaporkan hancur setelah terkena serangan rudal Iran di Pangkalan Udara Pangeran Sultan, Arab Saudi, pada (27/03/2026).

Banyak yang menilai, serangan tepat sasaran Iran, sebagai bukti lemahnya kemampuan tempur dan deteksi dini terhadap bahaya serangan dari Angkatan Udara AS untuk melindungi pangkalannya di Arab Saudi.

Selain itu, serangan rudal Iran dikabarkan menimbulkan kerugian besar bagi AS karena negeri Para Mullah tersebut, mampu menghancurkan aset-aset bernilai tinggi milik militer AS, termasuk pesawat pengintai/pengisi bahan bakar senilai triliunan rupiah.

Baca Juga: Rp34 Miliar Mengalir Tanpa Perbup, Pemkab Serang Baru Susun Soal Aturan Teknis

Adapun nilai kerugian yang diperoleh dari salah satu laporan, menyebutkan kerugian satu drone mata-mata AS, bernilai sekitar Rp4,6 triliun.

Laporan lain mengindikasikan total kerugian aset militer AS akibat serangan drone dan rudal murah Iran hingga saat ini, bisa mencapai Rp49 triliun.

Serangan ini terjadi dalam rangkaian agresi yang dimulai sejak Maret 2026, yang juga melibatkan perlawanan dari proksi Irak.

Baca Juga: Pabrik Plastik di Bogor Terbakar Mulai Menyambar Rumah Warga, Hingga Saat ini Damkar Masih Berupaya Memadamkan Sumber Api

Serangan tersebut menunjukkan kemampuan Iran dalam menargetkan pangkalan udara yang menampung pasukan AS dan bisa membuat keruh hubungan regional. *******

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.