Mensos Dorong Karang Taruna Jadi Garda Terdepan Pemberdayaan Desa

AKURAT BANTEN - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mendorong Karang Taruna menjadi garda terdepan dalam pemberdayaan sosial masyarakat di tingkat desa.
Gus Ipul mengatakan, Karang Taruna kini memiliki arah baru, yaitu memperkuat kapasitas anggota sekaligus berperan lebih aktif dalam proses pemberdayaan masyarakat.
"Karang Taruna telah memiliki arah baru. Meminta arahan-arahan untuk memperkuat pemberdayaan anggota dan juga berusaha turut serta dalam proses pemberdayaan di tengah-tengah masyarakat," ujarnya pada acara Rakernas Pengurus Karang Taruna masa bakti 2025-2030 di Tangerang, Sabtu (22/11/2025).
Baca Juga: Jejak Belanja Online Bocah SMAN 72 Sebelum Ledakan Terkuak
Ia menekankan, pentingnya peran Karang Taruna tampil sebagai agen transformasi, terutama dalam pemutakhiran data penerima manfaat agar penyaluran bantuan tepat sasaran.
“Saya mengajak teman-teman Karang Taruna berjihad memperbaiki data supaya tepat sasaran. Ini penting untuk menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025,” ujarnya.
Menurutnya, Karang Taruna bukan sekadar wadah berhimpun, tetapi menjadi rumah besar bagi pemuda lintas latar belakang. Karena itu, peran organisasi kepemudaan ini diharapkan mampu mendorong kreativitas masyarakat sekaligus meningkatkan ketahanan ekonomi desa.
Baca Juga: Kemenkes Bongkar Aturan RS: Pasien Gawat Darurat Tak Perlu Lagi Patuhi Rujukan Berjenjang!
"Ketahanan desa adalah salah satunya Karang Taruna di samping ada Linmas, ada RT, RW, ada PKK, segala macam. Nah Karang Taruna ini adalah di bidang kepemudaan harus membantu itu," ujarnya
Gus Ipul juga mendorong anggota Karang Taruna berkontribusi melalui pembangunan usaha sosial yang dapat menciptakan kemandirian dan mengurangi ketergantungan. Ia menilai banyak anggota Karang Taruna yang telah mengembangkan usaha UMKM maupun kegiatan ekonomi berkelanjutan yang membuka lapangan kerja.
Sementara itu, Ketua Umum Karang Taruna Nasional Budisatrio Djiwandono menyatakan komitmen organisasi untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan pemberdayaan sosial di tingkat desa. Ia menyebut Karang Taruna akan turut memaksimalkan penyempurnaan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Baca Juga: Gelombang Besar Penertiban Baju Bekas Impor, Pemerintah Tegaskan Jalan Satu-Satunya Dimusnahkan
“Ini terobosan penting supaya kebijakan dan program bisa tepat sasaran,” ujarnya.
Budisatrio menegaskan, struktur organisasi Karang Taruna dari pusat hingga desa akan dimaksimalkan untuk memastikan penyaluran bantuan sosial dan program pemberdayaan tepat kepada masyarakat yang membutuhkan.
"Saya rasa sangat penting supaya bantuan sosial maupun program yang sifatnya memberdayakan masyarakat di mana mereka berada akan tepat sasaran," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







