Geger Margonda! Patroli Berkuda Polri 'Den Turangga' Bikin Car Free Day Depok Jadi Tontonan Wajib dan Viral di Lampu Merah!

AKURAT BANTEN –Suasana Car Free Day (CFD) di Jalan Margonda Raya, Kota Depok pada Minggu (23/11/2025) lalu benar-benar pecah dan tak terduga! Ribuan warga yang biasanya disuguhi senam dan kuliner mendadak dibuat terpana oleh pemandangan yang tak biasa.
Patroli Berkuda dari Detasemen (Den) Turangga Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korps Sabhara Baharkam Polri.
Bukan sekadar pengamanan, kehadiran tim berkuda ini sukses menjelma menjadi magnet utama dan hiburan live yang luar biasa. Sejak pukul 06.00 WIB, empat ekor kuda gagah, Keywest, Diamant, Nobel, dan Silke, bersama para personel berseragam lengkap langsung menjadi buruan warga untuk berinteraksi dan berfoto.
Keamanan Berbalut Show Humanis: Strategi Den Turangga Dekati Warga
Den Turangga menerjunkan satu tim lengkap yang terdiri dari 13 personel dan 4 ekor kuda terlatih (Turangga).
Kehadiran tim yang dipimpin langsung oleh Iptu Sugiono ini didukung penuh oleh dua unit kendaraan khusus (Ransus bus kuda).
Iptu Sugiono, selaku Ketua Tim (Katim), menyatakan misi utama kehadiran mereka adalah lebih dari sekadar patroli.
"Kami bersyukur, seluruh rangkaian kegiatan di CFD Margonda pagi ini berjalan aman tanpa kendala.
Kehadiran Turangga ini bukan hanya berfungsi sebagai patroli keamanan yang efektif menjangkau kerumunan, tetapi juga sebagai sarana interaksi positif antara Polri dan masyarakat," ujar Iptu Sugiono.
Patroli dengan kuda memang memiliki keunggulan tak tertandingi: mampu memantau area keramaian dari ketinggian sekaligus memberikan sentuhan humanis yang mendekatkan Polisi dengan warga.
Personel yang bertugas, termasuk Wakatim Aiptu Saiful Badri dan anggota seperti Bripda Dinda serta Bripda Zelda, tampak ramah melayani antusiasme warga, terutama anak-anak yang ingin melihat kuda-kuda dari dekat.
Baca Juga: Akhir Pilu Kasus Hilang 8 Bulan: Kerangka Alvaro Ditemukan, Ayah Tiri Ditangkap
VIRAL! Polisi Berkuda Kini Jadi "Raja Jalanan" Baru di Simpang Juanda
Tak hanya di CFD, kegiatan Polisi Berkuda Den Turangga belakangan ini juga viral di media sosial setelah videonya beredar menunjukkan aksi mereka mengatur lalu lintas (lalin) di titik paling sibuk, Jalan Margonda Raya, tepatnya simpang Jalan Juanda.
Warganet dibuat heboh dan terkesima melihat dua Polisi menunggangi kuda berada di tengah keramaian pengendara, bahkan membantu menyeberangkan warga di lampu merah.
Kompol Kadarman, Kepala Den Turangga Korbsabhara Baharkam Polri, memberikan penjelasan resmi yang disambut baik masyarakat.
Ia memastikan bahwa kehadiran Polisi Berkuda ini bukanlah insiden tunggal, melainkan program rutin.
"Dari hari Senin sampai hari Kamis kita mengatur lalin di lampu merah Juanda. Dua ekor kuda akan bertugas di jam sibuk. Hari Jumat-nya kita ada Jumat Berkah," kata Kompol Kadarman.
Patroli berkuda ini beroperasi dari Mako Korsabhara hingga ke lampu merah Margonda Raya, menjalankan peran ganda sebagai pengatur lalin dan penolong masyarakat yang ingin menyeberang.
Citra Polri: Humanis, Siaga, dan Anti-Mainstream
Kehadiran Satuan Polisi Satwa ini secara nyata berhasil memperkuat citra Polri yang humanis dan bersahabat.
Dengan teknik patroli yang anti-mainstream dan sangat menarik perhatian, Polri Depok menunjukkan kesiapsiagaan mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sambil menjalin keakraban dengan warga.
Masyarakat kini tak hanya melihat Polisi sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang hangat dan penyedia hiburan edukatif, terutama melalui interaksi langsung dengan kuda-kuda gagah Den Turangga (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8Viral! Antrean Makan Bergizi Gratis di SMK Kebumen Berujung Aksi Duel Mencekam, Korban Diseret ke Lahan Kosong, Ini Kronologinya
- 9Rodri Tiba di Barcelona, Sang Ballon d'Or Langsung Ungkap Mimpi Besarnya Bersama Blaugrana
- 10Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas







