Banten

Seorang Ibu Di Depok Lapor Anaknya Diculik Ternyata Hanya Rekayasa Belaka, Ini Motifnya

Syahganda Nainggolan | 28 April 2025, 08:58 WIB
Seorang Ibu Di Depok Lapor Anaknya Diculik Ternyata Hanya Rekayasa Belaka, Ini Motifnya

AKURAT BANTEN - Kasus hilangnya seorang anak perempuan berusia 10 tahun di kawasan Cinere, Depok, sempat mengundang kepanikan publik.

Awalnya, banyak yang mengira ini adalah insiden penculikan yang menakutkan.

Namun di balik kabar yang membuat geger itu, tersimpan kisah pilu dari seorang ibu yang tengah berjuang menyatukan kembali keluarganya.

Baca Juga: Meriam Bellina: Syok Alami Serangan Jantung, Pesannya Selalu Cek Meski Hidup Sehat!

Adalah Arlin, ibu dari bocah tersebut, yang ternyata menjadi dalang di balik rekayasa penculikan anak kandungnya sendiri, Adella.

Bukan demi popularitas, bukan pula demi menipu publik, melainkan karena satu alasan yang begitu menyayat hati: kerinduan seorang anak kepada sang ayah.

Pada Rabu, 23 April 2025, Arlin melaporkan bahwa putrinya menghilang setelah pulang sekolah.

Laporan itu langsung ditanggapi serius oleh pihak kepolisian.

Tim dari Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya dikerahkan untuk melakukan pencarian secara intensif.

Baca Juga: Intip Spesifikasi dan Harga Terbaru HP Samsung Galaxy S24, Desain Elegan dengan Performa Ngebut

Ketegangan menyelimuti para orang tua, sementara pihak sekolah ikut terlibat dalam proses pencarian dan menyebarkan informasi kehilangan.

Media sosial pun ikut diramaikan dengan unggahan simpati, doa, dan kecemasan dari masyarakat.

Namun, semuanya berubah saat Adella ditemukan dalam kondisi selamat di sebuah rumah di kawasan Ciputat Baru.

Dari situlah, penyidik mulai mencium kejanggalan.

Investigasi lebih lanjut membuka tabir yang mengejutkan: tidak pernah ada penculikan.

Semua hanyalah skenario yang dirancang Arlin sendiri.

Dalam video klarifikasi yang dirilis pihak kepolisian, Arlin muncul didampingi Adella.

Mengenakan masker dan berbicara dengan suara pelan, ia menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

"Kami mohon maaf atas kegaduhan yang terjadi... kepada pihak sekolah, orang tua murid, dan seluruh masyarakat..." ucap Arlin dengan suara bergetar.

Motif dari aksinya pun ia ungkapkan, dan hal itu mengiris hati siapa pun yang mendengarnya.

"Adella sangat merindukan papanya... dan saya hanya ingin papanya pulang, agar Adella bisa bertemu lagi dengannya."

Baca Juga: DRAMATIS! Quartararo Rebut Pole Position MotoGP Spanyol di Detik-Detik Terakhir, Marquez Gigit Jari!

Meski Arlin mengakui kesalahannya dan kembali menyampaikan permintaan maaf, reaksi masyarakat justru berbalik.

Banyak yang merasa kecewa dan marah karena merasa telah dibohongi secara emosional.

"Gillaaaaa orang sampe ga bisa tidur kita berdoa sm Tuhan sampe nangis air mata keluar ga taunya cuma prank kurang ajar banget," tulis seorang netizen.

"Sekolah se Cinere sampai panik," ungkap netizen lainnya.

Sementara satu komentar menyampaikan kekhawatiran yang lebih dalam, "Berikutnya ilang beneran gk ad yg percaya."

Apa yang dilakukan Arlin kini menjadi sorotan tajam.

Aksi yang didasari niat pribadi justru meninggalkan luka sosial dan ketidakpercayaan yang sulit diperbaiki dalam waktu dekat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.