Perang Iran Memanas! Rudal IRGC Hantam Kapal Induk dan Jatuhkan Jet Tempur AS

AKURAT BANTEN - Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melancarkan serangkaian serangan balasan yang menargetkan aset militer Amerika Serikat dan sekutunya.
Berdasarkan laporan dari Press TV, IRGC mengklaim telah menembakkan empat rudal jenis Ghadr ke arah kapal induk USS Abraham Lincoln.
Serangan ini disebut sebagai bagian dari respons langsung terhadap eskalasi militer sebelumnya di kawasan tersebut.
Baca Juga: Usai Hina Putra Mahkota Arab Saudi, Trump Ketahuan Telepon MBS, Bahas Gencatan Senjata dengan Iran
Tidak hanya itu, IRGC juga dilaporkan meluncurkan rudal balistik ke lokasi pertemuan rahasia yang melibatkan teknisi penerbangan dan pilot jet tempur Amerika Serikat di dekat pangkalan militer di Uni Emirat Arab. Serangan ini menambah panjang daftar target strategis yang disasar Iran dalam operasi balasannya.
Jet Tempur Ditembak Jatuh di Teluk Persia
Dalam perkembangan lain, sistem pertahanan udara Iran dikabarkan berhasil menjatuhkan sebuah jet tempur musuh di wilayah antara Pulau Qeshm dan Hengam, yang terletak di perairan Teluk Persia.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi mengenai identitas pesawat tersebut.
Baca Juga: Iran Buka Selat Hormuz untuk Dunia, Kecuali untuk Musuh di Tengah Konflik Timur Tengah
Serangan Iran ini merupakan respons atas operasi militer gabungan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu.
Operasi tersebut menimbulkan dampak besar di Iran, termasuk jatuhnya korban dari kalangan sipil dan militer.
Dalam serangan awal tersebut, Ali Khamenei dilaporkan tewas bersama sejumlah pejabat militer penting Iran. Selain itu, sebuah sekolah perempuan di wilayah selatan Iran juga hancur akibat serangan rudal.
Baca Juga: Diskominfo Kota Tangerang Alokasikan Ratusan Juta untuk Jasa Editor Video Profesional
Pemerintah Iran memperkirakan jumlah korban tewas akibat rangkaian serangan tersebut telah melampaui 1.200 orang.
Angka ini mencerminkan besarnya dampak kemanusiaan dari konflik yang terus berkembang di kawasan tersebut. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










