Banten

DPR Ajak Masyarakat 'Kalau Perlu di Rumah Saja' Lebih Hemat Energi, Indikasi Dampak Geopolitik Mulai Terasa?

Varin VC | 3 April 2026, 20:25 WIB
DPR Ajak Masyarakat 'Kalau Perlu di Rumah Saja' Lebih Hemat Energi, Indikasi Dampak Geopolitik Mulai Terasa?
Situasi Global Memanas, DPR Imbau Masyarakat Kurangi Aktivitas dan Hemat Energi (Dok. gesuri.id)

AKURAT BANTEN - Situasi geopolitik global yang kian memanas mulai dirasakan dampaknya oleh sektor energi nasional. Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Dony Maryadi Oekon, menilai tekanan terhadap pasokan dan harga energi kini menjadi tantangan nyata bagi Indonesia.

Menurutnya, konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah turut memengaruhi rantai pasok energi dunia, termasuk bagi negara-negara yang masih bergantung pada impor energi seperti Indonesia.

Baca Juga: Jejak Kemanusiaan Mariska Damayanti di Panggung Ekonomi Kreatif Banten

"Kita harus jujur bahwa dampak dari geopolitik ini, terutama perang di Timur Tengah, membuat pasokan energi ke negara kita menjadi tersendat," ujar Dony.

Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada ketersediaan energi, tetapi juga mendorong kenaikan harga di pasar internasional yang berimbas langsung pada beban energi dalam negeri.

Dony menjelaskan, meskipun pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas pasokan dan harga, peran masyarakat juga menjadi faktor penting dalam menghadapi situasi ini.

Ia mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan pola konsumsi energi yang lebih bijak, terutama dalam penggunaan bahan bakar dan listrik di kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Dubes Iran di Jakarta Serukan Persatuan Umat Islam, Soroti Perang dengan AS-Israel sebagai Isu Martabat

"Dari sisi pengguna, mari kita mulai berhemat. Kalau tidak ada keperluan mendesak, lebih baik mengurangi aktivitas di luar agar konsumsi energi bisa ditekan," katanya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya percepatan transisi energi menuju sumber yang lebih berkelanjutan agar Indonesia tidak terlalu rentan terhadap gejolak global di masa depan.

Langkah tersebut dinilai krusial untuk memperkuat ketahanan energi nasional, sekaligus mengurangi ketergantungan pada energi fosil yang harganya sangat fluktuatif di pasar dunia.

Baca Juga: Militer AS Terjepit! Rencana Gempuran ke Iran Berantakan Gara-Gara 'Pintu' Eropa Tertutup

Di tengah ketidakpastian global, Dony berharap kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat dapat menjadi kunci untuk menjaga stabilitas energi nasional.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Varin VC
Reporter
Varin VC
Varin VC
Editor
Varin VC