Teka-teki Ijazah Jokowi: 4 Dokumen Rahasia 'Lenyap' dari Berkas KPU DKI, Ada Apa?

AKURAT BANTEN – Isu keaslian ijazah Presiden Joko Widodo kembali memasuki babak baru yang penuh tanda tanya.
Aliansi Bongkar Ijazah Jokowi (Bonjowi) baru saja menemukan fakta mengejutkan terkait kelengkapan dokumen administratif sang Presiden saat masih berlaga di Pilkada DKI Jakarta tahun 2012 silam.
Dalam agenda serah terima dokumen sengketa informasi yang digelar pada Jumat (10/4/2026), terungkap bahwa ada empat dokumen krusial yang tidak ditemukan dalam berkas yang diserahkan oleh KPU DKI Jakarta.
Baca Juga: Makin Kacau! Gencatan Senjata AS-Iran Terancam Batal? JD Vance Bongkar Fakta Pahit soal Lebanon
Hilangnya Jejak Pendidikan Dasar dan Menengah
Anggota Bonjowi, Syamsuddin Alimsyah, mengungkapkan keherannya setelah memeriksa bundel dokumen pencalonan tersebut.
Alih-alih menemukan riwayat pendidikan yang lengkap, pihak aliansi justru menemukan "lubang" besar dalam arsip negara tersebut.
"Yang ada hanya ijazah terakhir, tertulis lulus di UGM. Sementara ijazah SD, SMP, dan SMA sama sekali tidak ditemukan dalam berkas tersebut. Padahal ini adalah dokumen dasar yang seharusnya ada dalam persyaratan administrasi," tegas Syamsuddin.
Baca Juga: Trump Kritik Iran Persulit Jalur Minyak di Selat Hormuz, Gencatan Senjata Terancam Gagal?
Kejanggalan dalam Biodata Resmi
Bukan hanya soal fisik ijazah yang tidak ada, Bonjowi juga menyoroti rincian dalam Curriculum Vitae (CV) atau biodata resmi Jokowi yang tersimpan di KPU DKI.
Ada ketidakkonsistenan informasi yang dianggap tidak lazim untuk dokumen sekelas calon gubernur.
Menurut Syamsuddin, dalam biodata tersebut hanya tercantum keterangan SD 111 secara spesifik.
Namun, untuk jenjang SMP dan SMA, nama sekolahnya tidak disebutkan sama sekali, hanya tertulis tahun kelulusannya saja.
Baca Juga: Prancis Kirim 39 Kendaraan Lapis Baja ke Lebanon, Konflik Kawasan Kian Memanas
Daftar 4 Dokumen yang "Lenyap"
Berdasarkan keterangan aliansi, berikut adalah empat dokumen krusial yang saat ini menjadi misteri:
Ijazah Sekolah Dasar (SD)
Ijazah Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Ijazah Sekolah Menengah Atas (SMA)
Bukti Penetapan Kondisi Kesehatan (Syarat kelayakan administratif calon kepala daerah).
Respons KPU: Janji Mencari di Tumpukan Arsip
Menghadapi temuan ini, pihak KPU DKI Jakarta tidak menampik adanya kekurangan tersebut.
Anggota Bonjowi lainnya, Lukas Luwarso, menyebutkan bahwa pihak penyelenggara pemilu berjanji akan segera menelusuri kembali arsip-arsip mereka.
"Iya, ada beberapa kekurangan tadi, empat dokumen. KPU Jakarta berjanji akan menyerahkan, akan dicari," ungkap Lukas. (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Tiga Kartu Merah dan Dua Gol, Meksiko Buka Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan
- 10Prediksi Australia vs Turki: Adu Generasi Baru di Laga Pembuka Grup D








