KPK Segel Sejumlah Ruang PUPR Tulungagung Usai OTT Bupati Gatut Sunu, Belasan Orang Dibawa ke Jakarta

AKURAT BANTEN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan langkah cepat dengan menyegel beberapa ruangan penting di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung setelah operasi tangkap tangan terhadap Bupati Gatut Sunu Wibowo pada Jumat malam.
Tindakan penyegelan tersebut menjadi sorotan publik setelah sebuah video singkat berdurasi sekitar 37 detik beredar luas di media sosial dan memperlihatkan kondisi ruangan yang telah dipasangi segel resmi.
Dalam rekaman yang diunggah oleh akun lokal di Instagram itu, terlihat pintu-pintu ruangan terkunci dengan pita segel berwarna merah yang menandakan area tersebut berada di bawah pengawasan penyidik KPK.
Baca Juga: Aksi Nekat Wanita Gadungan KPK, Terbongkar Usai Tipu Wakil Ketua DPR di Kompleks Parlemen
Seorang petugas keamanan yang berjaga di lokasi membenarkan adanya aktivitas penyegelan di dalam gedung tersebut dan mengungkapkan bahwa sejumlah ruangan memang tidak lagi dapat diakses.
Video yang kemudian viral tersebut memperlihatkan setidaknya empat ruangan utama yang telah dipasangi segel oleh lembaga antirasuah.
Empat ruangan yang dimaksud meliputi Bidang Sumber Daya Air, Bidang Bina Marga, ruang staf administrasi Bina Marga, serta ruang kepala Dinas PUPR yang memiliki peran strategis dalam pengambilan kebijakan.
Baca Juga: KPK Amankan Adik Bupati Tulungagung dalam OTT Kasus Dugaan Suap
Pada setiap segel yang ditempelkan, terlihat jelas tulisan peringatan yang menyatakan bahwa segel tidak boleh dirusak tanpa izin resmi dari penyelidik KPK.
Tulisan tersebut dibuat menggunakan spidol hitam di atas segel merah sebagai penegasan hukum agar tidak ada pihak yang mencoba mengganggu proses penyelidikan yang sedang berjalan.
Tidak hanya berhenti di kantor dinas, KPK juga dikabarkan melakukan penyegelan di rumah dinas Bupati Tulungagung yang berada di kawasan Pendopo Kongas Arum Kusumaningrum.
Baca Juga: Viral! Tagihan Listrik di Iran Cuma Rp5 Ribu Sebulan, Mahasiswa Indonesia Ini Bongkar Rahasianya!
Lokasi rumah dinas tersebut kini dijaga ketat dengan akses masuk yang dibatasi sejak pintu gerbang utama oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja setempat.
Langkah pengamanan ini dilakukan untuk memastikan tidak ada pihak yang keluar masuk tanpa pengawasan selama proses penyelidikan berlangsung.
Sementara itu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi bahwa Bupati Tulungagung telah dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: Cara Turunkan Desil Agar Lolos Bansos, Ini Panduan Lengkap yang Perlu Anda Tahu
Ia menyampaikan bahwa yang bersangkutan tiba di Gedung KPK Merah Putih dan langsung menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik.
Menurut penjelasannya, operasi yang dilakukan di wilayah Jawa Timur tersebut melibatkan sejumlah pihak yang turut diamankan dalam proses penindakan.
Dari total delapan belas orang yang diperiksa saat operasi berlangsung, sebanyak tiga belas orang kemudian dibawa ke Jakarta secara bertahap untuk pendalaman kasus.
Baca Juga: Viral Video Sumpah Injak Al Quran, Dua Wanita di Lebak Diamankan Polisi
Proses pemindahan dilakukan dalam beberapa gelombang guna memastikan seluruh pihak dapat ditangani dengan baik sesuai prosedur yang berlaku.
Pada tahap pertama, Bupati Gatut Sunu diberangkatkan lebih awal dan tiba pada pagi hari untuk langsung menjalani pemeriksaan.
Selanjutnya pada tahap kedua, sebelas orang lainnya dibawa oleh tim KPK pada siang hari untuk mengikuti proses serupa.
Baca Juga: Mojtaba Khamenei Minta 'Uang Darah', Iran Siap Ubah Aturan Selat Hormuz
Kemudian satu orang tambahan diberangkatkan dalam tahap ketiga untuk melengkapi jumlah pihak yang akan diperiksa secara intensif di Jakarta.
Dari tiga belas orang tersebut, sebagian besar merupakan pejabat dan staf dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, sementara satu orang lainnya berasal dari pihak luar.
KPK memastikan bahwa seluruh pihak yang telah diamankan akan menjalani pemeriksaan lanjutan guna mengungkap konstruksi perkara secara menyeluruh.
Pemeriksaan ini menjadi bagian penting dalam proses penyidikan untuk mengumpulkan keterangan serta memperkuat alat bukti yang telah dimiliki.
Selain mengamankan sejumlah individu, tim KPK juga berhasil mengumpulkan barang bukti dalam operasi tersebut.
Barang bukti yang diamankan di antaranya berupa uang tunai yang diduga berkaitan dengan praktik tindak pidana korupsi yang sedang diselidiki.
Baca Juga: Aksi Nekat Wanita Gadungan KPK, Terbongkar Usai Tipu Wakil Ketua DPR di Kompleks Parlemen
Temuan tersebut akan menjadi bagian penting dalam pengembangan kasus dan membantu penyidik dalam menelusuri aliran dana yang terlibat.
KPK menegaskan komitmennya untuk terus menindak tegas praktik korupsi di daerah serta memastikan proses hukum berjalan secara transparan dan akuntabel.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8Viral! Antrean Makan Bergizi Gratis di SMK Kebumen Berujung Aksi Duel Mencekam, Korban Diseret ke Lahan Kosong, Ini Kronologinya
- 9Rodri Tiba di Barcelona, Sang Ballon d'Or Langsung Ungkap Mimpi Besarnya Bersama Blaugrana
- 10Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas







